Pengurus KSM GMBI Ciamis Selatan Kompak Mengundurkan Diri

infopriangan.com, BERITA CIAMIS.
Pengurus KSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) wilayah Ciamis Selatan meliputi Kecamatan Banjarsari, Banjaranyar, Lakbok, Purwadadi, serta Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat kompak menyatakan mengundurkan diri dari GMBI.

Hal tersebut dipicu lantaran para pengurus KSM kecewa dengan keputusan pengurus DPP GMBI Jawa Barat yang secara mendadak telah mengganti Roby tamzil yang sebelumnya menjabat Ketua Distrik GMBI Ciamis tanpa adanya penjelasan yang jelas.

Menurut Ketua KSM GMBI Kecamatan Banjarsari, Teguh mengatakan, selain kecewa dengan keputusan dari pengurus DPP GMBI Jawa Barat  yang mendadak mengganti Roby sebagai Ketua Distrik, pihaknya juga mengaku kecewa karena para Ketua KSM tidak mendapatkan pemberitahuan sebelumnya mengenai hal tersebut.

“Keputusan penggantian roby dari Ketua Distrik itu menurut kami sangat janggal, terlebih kami tidak di ajak untuk melakukan musyawarah terlebih dahulu baik itu dari Distrik Ciamis, maupun dari pengurus DPP,” jelasnya.

Teguh juga mengatakan, pihaknya mengaku mengetahui adanya rotasi kepengurusan Distrik GMBI Ciamis tersebut lewat adanya surat keputusan yang di keluarkan oleh DPP GMBI Jawa Barat dan tersebar lewat pesan What’s App.

“Inilah yang memicu kami para pengurus KSM GMBI wilayah Selatan beserta para anggota untuk memutuskan mengundurkan diri dari GMBI,” terangnya.

Lanjut Teguh menambahkan, meski memutuskan mengundurkan diri, pihaknya akan tetap melanjutkan program yang sudah direncanakan pada saat masih berada di GMBI.

“Pengunduran diri tersebut semata-mata merupakan bentuk kekecewaan kami sekaligus sebagai bentuk dukungan kami terhadap roby tamzil,” pungkasnya.

Sementara itu Kusnun salah seorang koordinator distrik wilayah Ciamis Selatan mengatakan, keputusan DPP GMBI mengganti Roby tamzil dari yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Distrik Ciamis merupakan keputusan tidak berdasar dan tidak beralasan.

“Sampai saat ini kami masih bingung alasan apa yang mendasari Roby tamzil itu diganti. Dan jika memang robi itu memiliki kesalahan, harusnya dilakukan dulu sidang kode etik,” ujarnya.

Kusnun juga menambahkan, dalam SK yang dikeluarkan oleh pihak DPP GMBI Jawa Barat, posisi Roby Tamzil di ganti oleh Riyanto Fadilah sebagai Ketua Distrik GMBI Ciamis. Sedangkan Roby Tamzil di tarik menjadi pengurus DPP GMBI.

“Intinya kami meminta kejelasan tentang apa persoalan Roby Tamzil itu status sebagai Ketua Distrik dicabut, sampai saat ini kami belum mendapatkan jawaban,” ungkapnya.

Kusnun mengatakan, keputusan penggantian Roby tamzil dari posisi Ketua Distrik terbilang cukup aneh dan terkesan dipaksakan. Apalagi jangka waktu yang di gunakan dalam tahap pemilihan ketua tersebut terbilang sangat singkat.

“Jangka waktu yang digunakan untuk pemilihan ketua tersebut hanya seminggu, sedangkan harusnya dilakukan dulu seleksi, atau diklat, setelah itu lakukan rapat forum,” ujarnya.

Kusnun juga mengatakan, pihaknya juga mengaku terharu terhadap sikap para pengurus KSM GMBI beserta anggotanya yang memutuskan untuk mengundurkan diri dari GMBI sebagai bentuk solidaritas kepada Roby Tamzil.

“Sosok Roby Tamzil di mata anggota GMBI khususnya di Ciamis Selatan itu sangat baik. Dan mereka berfikir tidak ada sosok yang pantas menyandang Ketua Distrik selain Roby Tamzil,” pungkasnya.

Kusnun juga mengatakan, meski sudah mendeklarasikan mengundurkan diri dari GMBI, pihaknya menjamin para anggotanya tidak akan berpindah ke organisasi masa lain.

BACA JUGA: Gak Usah Repot Datang Saja ke Wahana Rekreasi Cepot

“Itu sudah menjadi komitmen kami pasca mendeklarasikan pengunduran diri, namun kami akan tetap melanjutkan program yang sudah terencana, meski tidak membawa nama besar GMBI,” tambahnya.

Hingga berita ini di buat belum ada klarifikasi dari pihak Distrik GMBI Kabupaten Ciamis, serta pengurus DPP GMBI Jawa Barat mengenai pengunduran diri secara masal tersebut. (Rizky-Revan/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan