Penyaluran Bantuan Pangan di Kujangsari Lancar 2025

infopriangan.com, BERITA BANJAR. Penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog kepada warga Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, berlangsung tertib, transparan, dan mendapat pengawasan langsung dari pemerintah desa serta kecamatan.

Kegiatan yang digelar di aula desa itu menjadi perhatian publik karena melibatkan 900 warga penerima manfaat untuk alokasi bantuan bulan Oktober dan November 2025.

Aparat desa menyebutkan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan dan meringankan beban masyarakat di tengah situasi ekonomi yang masih belum sepenuhnya stabil. Senin, (24/11/2025).

Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Pemerintah desa menilai bantuan tersebut cukup signifikan untuk membantu kebutuhan dasar warga. Dalam laporan pelaksanaan, panitia menyampaikan bahwa proses distribusi dibagi menjadi beberapa gelombang agar tidak menimbulkan kerumunan. Warga yang datang diarahkan sesuai daftar penerima manfaat yang telah diverifikasi sebelumnya.

Kepala Desa Kujangsari, Mujahid, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bapanas dan Bulog atas keberlanjutan program bantuan tersebut. Ia mengatakan bahwa kehadiran bantuan ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Terima kasih kepada Bapanas dan Bulog yang telah menyalurkan bantuan untuk warga Desa Kujangsari,” ujarnya kepada awak media.

Mujahid menegaskan bahwa pihak desa berupaya menjaga agar proses pembagian berlangsung sesuai aturan dan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.

Tidak hanya pemerintah desa, pemerintah kecamatan juga turun langsung mengawasi kegiatan tersebut. Camat Langensari, Jajat Sudrajat, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas program.

Jajat juga mengatakan bahwa pihak kecamatan akan terus bersinergi dengan desa untuk menjaga kelancaran distribusi.

“Kami memastikan prosesnya sesuai aturan, tertib, dan benar-benar diterima oleh warga yang berhak,” katanya.

Jajat juga menambahkan bahwa pengawasan semacam ini penting untuk menghindari adanya penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat.

Di lapangan, suasana penyaluran bantuan berlangsung kondusif. Panitia terlihat mengatur jalannya distribusi dengan tertib, sementara unsur keamanan desa membantu menjaga ketertiban warga. Sejumlah warga dari berbagai dusun terlihat menunggu giliran dengan sabar karena sistem antrean dibuat rapi dan jelas.

Kirin (56), warga Dusun Cijurey, mengungkapkan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi keluarganya, terutama di tengah kondisi ekonomi yang serba tidak pasti.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti. Kondisi ekonomi sekarang tidak selalu mudah, jadi bantuan ini sangat membantu. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperhatikan warga kecil seperti kami,” ujarnya.

Senada dengan Kirin, Purmasari (38), warga Dusun Sidamulya, menilai proses penyaluran berjalan transparan dan tidak menimbulkan masalah di lapangan.

BACA JUGA: PGRI Ciamis Gelar Seminar HGN, Kadisdik Ajak Kolaborasi

“Beras dan minyak ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari keluarga kami. Semoga program ini terus berlanjut, proses pembagiannya jelas, petugasnya juga ramah,” katanya.

Penyaluran bantuan pangan di Desa Kujangsari ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan serta memberikan dukungan nyata kepada warga yang paling membutuhkan. Pemerintah desa dan kecamatan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap program bantuan agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara tepat sasaran dan merata oleh masyarakat. (Johan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan