Perlunya Kewaspadaan Mencegah Penyakit DBD Saat Musim Hujan
infopriangan.com, GAYA HIDUP.
Di musim hujan seperti ini, sangatlah identik dengan berbagai penyakit, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD), karena DBD ini sangat berbahaya dan perlu kita waspadai.
Penyakit DBD diakibatkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti, maka dari itu masyarakat harus lebih waspada dan menerapkan 3M Plus yaitu :
– Menguras, tempat tempat penampungan air
– Menutup, rapat semua penampungan air
– Memanfaatkan, mendaur ulang barang bekas
DBD merupakan masalah serius bagi kesehatan, karena penyakit ini dapat mengancam nyawa seseorang.
Masyarakat juga perlu mengetahui, bahwa tidak semua nyamuk bisa menularkan virus demam berdarah, hanya nyamuk Aedes Aegyfti betina yang mampu menularkan virus dan memindahkannya melalui gigitan, kepada manusia yang sudah tekena infeksi sebelumnya.
Adapun gejala awal penyakit DBD antaralain :
• Demam tinggi empat sampai tujuh hari yang tidak turun, lemah, lesu
• Mulai timbul bintik-bintik merah pada kulit sehingga terasa nyeri di ulu ati.
Maka dari itu semua masyarakat di harapkan tetap selalu waspada, apabila mengalami salah satu gejala awal tersebut terutama demam yang tak kunjung turun, karena pasien yang terkena penyakit demam berdarah, tidak dapat di bedakan dengan demam biasa.
Penyakit demam berdarah memiliki beberapa fase yaitu, fase demam, fase kritis, dan fase penyembuhan.
Namun jika penyakit DBD tidak di tangani sedini mungkin, itu mampu mengakibatkan komplikasi seperti jantung, kerusakan hati hingga otak, bahkan bisa mengakibatkan kematian.
Untuk mengendalikan populasi nyamuk pada sekitar lingkungan tempat tinggal, bisa melakukannya pencegahan seperti berikut :
1. Mengenakan pakaian tertutup saat tidur
2. Menyalakan obat nyamuk
3. Menggunakan pendingin ruangan
4. Memusnahkan habitat nyamuk ( yang mana biasanya nyamuk dapat berkembang biak ).
BACA JUGA: Kabar Gembira THR Pensiunan Akan Dibayarkan Mulai 22 Maret 2024
Setelah mengetahui beberapa faktor DBD, semoga dapat meningkatkan kewaspadaan dan perhatian masyarakat mengenai DBD, sehingga saat ada masyarakat yang terkena gejala awal penyakit tersebut, dapat segera melakukan proses penanganan kesehatan, sehingga mampu meminimalisir kematian akibat demam berdarah. (Sari/IP)

