PJ Bupati Ciamis Tinjau Dapur MBG, Dorong Gizi Sehat untuk Siswa
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. PJ Bupati Ciamis, Budi Waluya, meninjau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Mulyasari sebagai bagian dari upaya peningkatan gizi siswa. Dalam kegiatan ini, ia didampingi Dandim 0613 Ciamis Letkol Inf Afiid Cahyono, Kapolres Ciamis AKBP Akmal, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Peninjauan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan setiap siswa mendapatkan asupan makanan bergizi. Budi menekankan bahwa pemenuhan gizi yang cukup bukan hanya urusan kesehatan, tetapi juga investasi bagi masa depan bangsa. Senin, (17/02/2025).
“Kesehatan masyarakat adalah prioritas. Kami ingin memastikan setiap warga, terutama anak-anak, mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.
Menurut Budi, masalah gizi buruk dan stunting masih menjadi perhatian serius di berbagai daerah, termasuk Ciamis. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mencari solusi nyata agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat program ini.
Dandim 0613 Ciamis, Letkol Inf Afiid Cahyono, menilai bahwa program makan bergizi gratis ini selaras dengan misi TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri sangat penting dalam memastikan program ini berjalan dengan baik.
“Kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa kami selalu bersinergi untuk mendukung masyarakat. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kekurangan makanan bergizi,” katanya.
Kapolres Ciamis AKBP Akmal, melalui Wakapolres Kompol Sujana, juga menyampaikan komitmennya dalam mendukung program ini. Menurutnya, kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas semua pihak.
“Kami siap mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini bukan sekadar soal makan gratis, tapi juga tentang kepedulian terhadap sesama,” tegasnya.
Meski mendapat respons positif, program MBG masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam keberlanjutan pendanaan. Hingga saat ini, belum ada alokasi anggaran khusus yang menjamin program ini bisa terus berjalan secara rutin.
Ketua LPM Kelurahan Ciamis, Adang Galuh, menilai bahwa program makan bergizi gratis harus menjadi bagian dari kebijakan jangka panjang pemerintah daerah, bukan sekadar agenda seremonial.
“Pemerintah harus memastikan program ini tidak hanya dilakukan sesekali. Harus ada kebijakan yang lebih sistematis agar manfaatnya lebih luas,” katanya.
Selain memberikan manfaat bagi siswa, program MBG juga berkontribusi terhadap pemberdayaan UMKM lokal. Adang mengapresiasi inisiatif pemerintah yang telah melibatkan pelaku usaha kecil di Kecamatan Ciamis dalam penyediaan makanan bergizi.
“Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah karena UMKM yang berada di bawah naungan HPPC kini lebih mandiri, terutama yang bergerak di bidang kuliner,” ungkapnya.
Menanggapi berbagai masukan, PJ Bupati Ciamis Budi Waluya menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengkaji kemungkinan mengintegrasikan program ini dengan kebijakan ketahanan pangan yang lebih komprehensif.
BACA JUGA: Bumdesma Baregbeg Gelar MAD, Bahas Laporan 2024
“Kami ingin ini menjadi program yang berkelanjutan, bukan hanya sesaat. Oleh karena itu, kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar program ini bisa terus berjalan,” katanya.
Budi juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mencari skema pendanaan yang lebih stabil agar program ini tidak bergantung pada bantuan sementara.
Dengan adanya program makan bergizi gratis, masyarakat Ciamis berharap tidak hanya mendapatkan manfaat jangka pendek, tetapi juga perubahan nyata dalam kualitas hidup mereka. Pemerintah diharapkan dapat terus menggulirkan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. (Rini/infopriangan.com)

