PKB Banjar Dorong Arah Baru Lewat Pendidikan Kader
infopriangan.com, BERITA BANJAR. PKB Kota Banjar menunjukkan arah baru perjalanan politiknya dengan menggelar Pendidikan Kader Loyalis pertama se-Kota Banjar, Minggu (23/11/2025), di salah satu hotel di wilayah setempat.
Kegiatan ini dipandang sebagai momentum penting regenerasi, terutama karena partai menilai dinamika politik nasional kini bergerak sangat cepat dan tidak bisa lagi dihadapi dengan pola lama.
Ketua DPC PKB Kota Banjar, Gun Gun Gunawan Abdul Jawad, atau yang akrab disapa Gus Jawad, menyampaikan secara tegas kepada para peserta bahwa masa depan PKB bukan hanya harus dijaga, tetapi juga harus ditransformasikan.
Gun Gun menuturkan bahwa partai tidak boleh berpuas diri dengan kekuatan lama yang pernah menjadi fondasi PKB, sebab tuntutan zaman telah berubah secara drastis.
Menurutnya, perubahan besar dalam peta politik nasional menjadi alasan kuat bagi PKB untuk melakukan langkah yang lebih progresif.
Gun Gun juga menyinggung data bonus demografi 2024 yang menunjukkan bahwa sekitar 57 persen penduduk Indonesia merupakan anak muda.
“Ini realitas yang tidak bisa kita abaikan,” ujarnya.
Gus Jawad menyampaikan bahwa PKB harus menyesuaikan diri dengan kenyataan tersebut, karena anak mudalah yang akan memegang peran strategis dalam menentukan arah politik Indonesia ke depan.
Gus menegaskan bahwa PKB tidak lagi bisa bertahan dengan pendekatan yang stagnan atau repetitif. Dalam penyampaiannya, Gus Jawad menyebut bahwa segalanya kini serba digital, dan jika partai tidak cepat beradaptasi, maka bukan tidak mungkin PKB hanya akan menjadi cerita masa lalu.
“Kalau kita tidak berkembang mengikuti zaman, PKB yang besar di masa lalu bisa menjadi fosil di masa depan,” katanya disambut tepuk tangan para peserta.
Di hadapan peserta yang mayoritas berasal dari kelompok usia muda, Gus Jawad menjelaskan bahwa komposisi kepengurusan PKB Kota Banjar saat ini memang didominasi oleh generasi muda. Langkah itu bukan kebetulan, melainkan sengaja dilakukan mengikuti arahan Ketua Umum PKB Gus Muhaimin dan Ketua DPO Kang Huda yang mendorong percepatan regenerasi.
Gus Jawad menyebut perubahan ini sebagai strategi struktural untuk memastikan PKB tetap relevan di tengah perubahan perilaku pemilih yang semakin digital dan kritis.
Pendidikan Kader Loyalis ini, kata Gus Jawad, bukan sekadar pelatihan formal, melainkan ruang pembelajaran bagi kader muda agar memahami ideologi partai sekaligus mampu menerjemahkannya dalam konteks kompetisi politik masa kini.
Pada keseluruhan tersebut para peserta juga mendapatkan materi tentang strategi politik, komunikasi publik, serta pemanfaatan ruang digital, termasuk bagaimana menghadapi narasi di media sosial yang kerap menjadi arena pertarungan wacana.
Gus Jawad menambahkan bahwa kader PKB harus siap hadir di ruang-ruang digital, memahami bagaimana algoritma bekerja, membangun citra politik secara kreatif, dan menghadirkan gagasan-gagasan yang relevan dengan karakter generasi Z dan milenial.
“Anak muda hari ini tidak bisa didekati dengan cara-cara lama. Mereka butuh ide, kecepatan, dan keberanian,” ujarnya.
Gus Jawad berharap peserta yang mengikuti pendidikan ini akan menjadi motor penggerak partai dalam menghadapi tantangan politik lima hingga sepuluh tahun mendatang. Ia menekankan bahwa kader yang ideal bukan hanya solid secara ideologi, tetapi juga melek teknologi, komunikatif, kritis, serta mampu bersaing dalam ruang demokrasi yang semakin terbuka.
BACA JUGA: Azkia Harumkan Ciamis di FESPATI National Open Archery Championship 2025
“PKB harus menjadi partai yang hidup, bukan hanya besar di papan nama. Dan itu hanya mungkin jika kita berani berubah bersama anak muda,” tegasnya menutup rangkaian penyampaian materi.
Dengan langkah ini, PKB Kota Banjar menegaskan sikapnya bahwa regenerasi bukan pilihan, melainkan keharusan. Kader muda kini diposisikan sebagai pusat energi perubahan, sekaligus penentu masa depan partai di era politik digital. (Johan)

