PKBM Harapan Bangsa Cisaga Gelar Ujian Kesetaraan

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Harapan Bangsa di Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, melaksanakan ujian kesetaraan bagi para peserta didiknya. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen lembaga dalam memberikan akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak menempuh jalur formal.

Ujian kesetaraan tersebut diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari berbagai wilayah, baik dari dalam maupun luar Kecamatan Cisaga. Para peserta mengikuti dua program pendidikan, yaitu Paket B yang setara dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Paket C yang setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA). Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dengan mengikuti ketentuan yang berlaku dalam sistem pendidikan kesetaraan.

Ketua Yayasan Harapan Bangsa, Asep Didi, menyampaikan bahwa PKBM Harapan Bangsa telah berdiri sejak tahun 2006. Ia menjelaskan bahwa lembaga tersebut didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan alternatif.

“PKBM ini hadir untuk membantu masyarakat yang tidak sempat atau tidak bisa menyelesaikan pendidikan formal,” ujarnya. Jumat, (03/04/2026).

Asep juga menuturkan bahwa yayasan yang menaungi PKBM Harapan Bangsa baru resmi berdiri pada tahun 2015. Menurutnya, pembentukan yayasan tersebut bertujuan untuk memperkuat pengelolaan serta pengembangan lembaga agar lebih profesional dan berkelanjutan.

Asep menambahkan bahwa keberadaan PKBM memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang terkendala melanjutkan pendidikan formal karena faktor ekonomi maupun sosial. Ia menilai bahwa program kesetaraan menjadi solusi nyata bagi masyarakat untuk tetap mendapatkan pendidikan yang layak.

Sementara itu, Ketua PKBM Harapan Bangsa Wawan S.Pd.I, menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan ujian kesetaraan kali ini, para peserta diuji dengan materi yang mencakup 12 mata pelajaran formal. Ia menyebutkan bahwa seluruh proses ujian dilaksanakan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Kami memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai aturan agar hasilnya bisa diakui setara dengan pendidikan formal,” katanya.

Wawan juga mengungkapkan bahwa peserta ujian tidak hanya berasal dari satu desa, melainkan dari berbagai desa dan kecamatan di sekitar wilayah Cisaga. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap pendidikan kesetaraan masih cukup tinggi. Ia menilai bahwa PKBM menjadi alternatif penting bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan.

Lebih lanjut, Wawan menyampaikan harapannya agar para peserta, khususnya yang mengikuti program Paket C, dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia menjelaskan bahwa pihak PKBM telah menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan Aljabar untuk membuka peluang bagi lulusan melanjutkan kuliah.

“Kami berharap lulusan Paket C bisa terus melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Wawan juga menambahkan bahwa sejak berdiri, PKBM Harapan Bangsa telah meluluskan lebih dari 500 peserta didik dari berbagai program kesetaraan. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti nyata kontribusi PKBM dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Ciamis.

BACA JUGA: Hujan Deras Picu TPT Jembatan Singa Miring Kritis

Selain berfokus pada kelulusan, pihak PKBM juga terus berupaya meningkatkan kualitas peserta didik melalui pembelajaran yang tidak hanya bersifat akademik. Peserta juga dibekali keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.

Dengan adanya pelaksanaan ujian kesetaraan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti proses dengan baik dan memperoleh hasil maksimal. PKBM Harapan Bangsa pun diharapkan terus menjadi solusi pendidikan bagi masyarakat serta mampu mencetak generasi yang lebih berkualitas dan berdaya saing. (Dena A Kurnia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan