Polres Pangandaran Bangun Jembatan Demi Pelajar

infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Komitmen terhadap keselamatan dan masa depan anak-anak sekolah kembali ditunjukkan oleh Polres Pangandaran melalui langkah konkret di bidang infrastruktur. Menindaklanjuti amanat Presiden Republik Indonesia kepada Kapolri agar Polri turut berperan dalam pembangunan jembatan di setiap desa, Polres Pangandaran menginisiasi pembangunan Jembatan Setia yang selama ini menjadi akses vital masyarakat dan ratusan pelajar.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan keselamatan warga.

“Pembangunan jembatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah,” ujar AKBP Ikrar.

Peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Setia dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, sebagai tanda dimulainya kembali proses pembangunan. Kapolres Pangandaran hadir langsung dalam kegiatan tersebut, didampingi unsur pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat.

Jembatan Setia diketahui menghubungkan Desa Putrapinggan dengan Desa Ciparakan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Jembatan ini sebelumnya mengalami kerusakan parah hingga roboh, sehingga tidak lagi dapat difungsikan. Kondisi tersebut berdampak serius terhadap mobilitas warga dan aktivitas ekonomi antar desa.

Kapolres Pangandaran menjelaskan bahwa kerusakan jembatan telah menimbulkan risiko keselamatan yang tinggi, terutama bagi anak-anak sekolah. Ia menyebutkan bahwa sekitar 400 pelajar dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah kejuruan setiap hari harus melintasi jalur tersebut untuk berangkat dan pulang sekolah.

“Kondisi jembatan yang rusak sangat membahayakan dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” katanya.

Menurutnya, Jembatan Setia memiliki peran strategis sebagai urat nadi penghubung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Terhambatnya akses tersebut dinilai dapat berdampak pada menurunnya kualitas pendidikan dan perekonomian warga.

“Jembatan ini adalah akses utama masyarakat antar desa, sehingga keberadaannya sangat vital,” ujar AKBP Ikrar.

Polres Pangandaran, lanjutnya, berkomitmen untuk mengawal proses pembangunan jembatan hingga selesai. Pengawalan tersebut dilakukan agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan dapat segera dimanfaatkan secara aman dan layak oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pembangunan.

“Kami akan memastikan pembangunan ini selesai dan benar-benar bisa digunakan dengan aman,” tegasnya.

Langkah cepat Polres Pangandaran mendapatkan respons positif dari masyarakat dan pemerintah desa. Warga menilai kehadiran langsung Kapolres dalam peletakan batu pertama menjadi simbol nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

BACA JUGA: PPI Kota Banjar Dikukuhkan, Fokus Peran Sosial

Kapolres Pangandaran berharap, dengan dimulainya pembangunan Jembatan Setia, akses masyarakat dapat kembali normal, roda perekonomian desa bergerak lebih lancar, serta anak-anak sekolah dapat menjalani aktivitas belajar tanpa rasa khawatir. Ia menekankan bahwa pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga investasi bagi masa depan generasi muda.

“Kami ingin anak-anak bisa berangkat dan pulang sekolah dengan aman, tanpa mempertaruhkan keselamatan mereka,” pungkasnya. (Kiki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan