Program Makan Bergizi di Ciamis Dapat Apresiasi
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Program Makan Bergizi (MBG) yang diberikan kepada siswa Sekolah Dasar Negeri 4 Maleber di Ciamis mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Program ini dinilai sebagai langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah. Namun, ada beberapa catatan dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Senin, (24/02/2025).
Pihak sekolah menyatakan bahwa program ini sangat membantu anak-anak mendapatkan makanan yang lebih bergizi. Mereka mengapresiasi upaya pemerintah dalam menyediakan makanan sehat bagi siswa.
“Anak-anak senang karena bisa makan bersama dengan menu yang lebih beragam,” ujar salah satu perwakilan sekolah.
Selain itu, sekolah juga menghadapi tantangan dalam menangani siswa yang memiliki alergi makanan. Berdasarkan data sekolah, ada beberapa siswa yang alergi terhadap makanan tertentu, termasuk tiga anak yang alergi telur dan satu anak yang alergi nasi.
Pihak sekolah memastikan bahwa anak-anak dengan alergi tetap bisa mengikuti program ini tanpa kesulitan.
“Alhamdulillah, untuk anak yang alergi nasi, kami berikan alternatif seperti kentang. Sementara bagi yang alergi telur, menu diganti dengan daging atau lauk lain yang tersedia. Dengan cara ini, semua anak bisa menikmati makanan tanpa merasa berbeda,” jelas seorang tenaga pendidik.
Sementara itu, dari sisi aparat keamanan, Babinsa Maleber, Sertu Iwan S, menilai bahwa program MBG merupakan langkah yang sangat baik dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang layak. Ia mengatakan bahwa pihaknya juga terlibat dalam pemetaan titik-titik penerima program MBG agar distribusi makanan berjalan optimal.
“Ini program yang bagus, dan kita patut bersyukur karena pemerintah memberikan perhatian serius terhadap gizi anak-anak. Selama dua minggu pelaksanaan MBG di Kecamatan Ciamis, kami tidak menemukan kendala berarti. Respon dari anak-anak dan sekolah juga sangat baik,” ungkap Sertu Iwan.
Namun, ia juga menekankan pentingnya evaluasi program agar ke depan bisa lebih baik lagi. Menurutnya, pengalaman dari pelaksanaan MBG ini bisa menjadi dasar untuk penyempurnaan program di masa mendatang.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi tolak ukur untuk program ke depan. Jika ada dapur-dapur lain yang akan dibuka dalam program MBG, kita bisa belajar dari pelaksanaan saat ini agar lebih maksimal. Kita semua berharap program ini bisa terus berlanjut dan manfaatnya semakin luas,” tambahnya.
BACA JUGA: Kadisdik Ciamis Absen di Acara Resmi, Ada Apa?
Secara keseluruhan, program MBG di Ciamis telah berjalan dengan cukup baik. Anak-anak mendapatkan makanan yang lebih bergizi, pihak sekolah merasa terbantu, dan aparat mendukung penuh pelaksanaannya. Meski masih ada beberapa tantangan seperti ketersediaan susu dan penyesuaian menu bagi anak-anak dengan alergi, program ini tetap dianggap sebagai langkah positif dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di sekolah.
Ke depan, diharapkan ada peningkatan dalam kualitas makanan yang diberikan, termasuk kemungkinan menambahkan susu dalam menu agar lebih sesuai dengan prinsip gizi seimbang. Selain itu, evaluasi secara berkala juga diperlukan untuk memastikan bahwa semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus dalam pola makan, bisa mendapatkan manfaat yang optimal dari program ini.
Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, program MBG diharapkan bisa terus berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak sekolah. (Rini/infopriangan.com)

