Puluhan Warga Keracunan Nasi Kuning

infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Kampung Cilangge, Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat diduga mengalami keracunan.

Warga keracunan diduga setelah menyantap hidangan nasi kuning di acara ulang tahun. Kamis, (11/10/2020).

Pantauan infopriangan.com di lapangan puluhan pasien kini telah dilarikan ke Puskesmas Mangkubumi, Puskesmas Kawalu dan Puskesmas Karanganyar untuk mendapatkan penanganan.

Baru terpantau delapan orang dirawat di Puskesmas Mangkubumi.

Camat Mangkubumi, Dahlan A R membenarkan hal tersebut. Dahlan mengakui informasi sementara yang diterima pihaknya dan pihak Koramil 1203 Kawalu. Keracunan massal ini terjadi sejak. Rabu, (07/10) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

BACA JUGA : Korban Keracunan Nasi Kuning di Tasikmalaya Bertambah

“Jadi kemarin sore ada salah satu warga di sana yang merayakan ulang tahun anaknya yang baru berusia tujuh tahun. Warga tersebut membuat nasi kuning,” ujarnya yang ditemui di Puskesmas Mangkubumi.

Terang dia, acara ulang tahun itu dihelat kemarin sore tanpa memberitahu ke Gugus Tugas Kecamatan.

“Warga tersebut membuat nasi kuning masak sendiri dan tak memesan dari katering,” jelasnya.

“Undangan sekitar 100 orang, yang hadir 80 orang. Tapi bagi yang tidak hadir, nasi kuning djantar ke rumahnya masing-masing,” terangnya.

Dia menambahkan, warga yang keracunan mengalami mual dan muntah-muntah sejak semalam sekitar jam 23.00 dan jam 00.00 WIB.

“Tadi pagi korban keracunan mulai berdatangan ke Puskesmas. Penanganan kami ditangani di Puskesmas Mangkubumi dan menggunakan dua ruangan SDN Puspasari,” tambahnya.

Jelas dia, sebagian warga juga ditangani di Puskesmas Karanganyar, Kecamatan Kawalu. Yang mengalami keracunan tak hanya orang tua, anak-anak pun ada.

“Hingga kini kami masih menangani warga yang keracunan. Ada yang sudah membaik tapi masih diinfus. Dan ada yang kondisinya lemas,” jelasnya.

Sementara itu terpantau mobil ambulans Puskesmas pun hilir mudik mengangkut korban keracunan ke lokasi sekolah agar mendapatkan perawatan intensif. (Aa Fauzy/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan