Putus Penyebaran Covid-19 Camat Terus Berinovasi

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Camat Cimaragas Dadang Heryana terus berperan aktif serta terus melakukan berbagai inovasi di wilayahnya.

Camat Dadang mengatakan inovasi yang dilakukan pihaknya, dengan terus memberikan edukasi tata cara pemakaman pasien meninggal karena Covid-19. “Tujuanya agar masyarakat tahu cara penanganan penguburan jenazah apabila ada warga yang meninggal akibat Covid-19,” ungkapnya.

Simulasi tata laksana pemakaman Covid-19 yang digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan petugas tingkat desa. Seandainya ada warga yang meninggal akibat Covid-19, desa siap.

Menurut Dadang ini pertama kali dilakukan di wilayahnya, mungkin di Kabupaten Ciamis.

Simulasi melibatkan unsur muspika, perwakilan warga serta petugas medis. Dalam pelaksanaan semua menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Pelaksanaan simulasi dimulai dengan adanya informasi dari tim gugus tugas, bahwa ada warga yang meninggal karena Covid-19. Petugas yang sudah di tunjuk langsung ke lokasi pemakaman untuk menggali liang kubur.

Selesai penggalian tim mengabarkan kepada pihak rumah sakit bahwa tempat penguburan jenazah sudah siap, selanjutnya jenazah di berangkatan dengan menggunakan Ambulance.

Tim penguburan jenazah desa menyambut kedatangan jenazah di pemakaman, bagi yang beragama islam di sholatkan dan langsung di kuburkan.

Acara dihadiri juga tim monitoring Covid-19 Kabupaten Ciamis yang terdiri dari Oman Rohman, Bambang Hermansyah dan Dadi. Kamis, (15/07/2021).

Oman sangat mengapresiasi dengan digelarnya simulasi ini karena ini pertama dilakukan di Kabupaten Ciamis.

Oman menghimbau kepada masyarakat Cimaragas agar tidak perlu panik apabila ada warga yang terpapar atau meninggal karena Covid-19.

“Selalu patuhi protokol kesehatan, semoga pandemi ini cepat berakhir,” pungkasnya.

Adapun narasumber simulasi Serka Aritonga dan Serka Bahrudin dari Anggota Koramil Cimaragas 1314.

BACA JUGA: Diskominfo Garut Pantau Pelaksanaan PPKM Darurat

Danramil 1314 Kapten Arm Yuni Ariyadi melalui Serka Aritonga dan Serka Bahrudin, mengatakan ini sebagai edukasi kepada masyarakat agar tahu cara penguburan jenazah meninggal akibat Covid-19.

BACA JUGA: BUMDes Desa Bantarsari Layak Jadi Contoh

“Semoga edukasi ini bisa bermanfaat,” pungkasnya. (Dine D Kurnia/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan