PWI Ciamis Buka Pendaftaran Calon Ketua 2025-2028
infopriangan com, BERITA CIAMIS. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis, Banjar, dan Pangandaran resmi membuka pendaftaran calon Ketua PWI periode 2025-2028. Pendaftaran ini merupakan bagian dari tahapan Konferensi Wilayah (Konferwil) yang akan menentukan kepemimpinan organisasi untuk tiga tahun ke depan.
Ketua Panitia Konferwil PWI Ciamis, Endang SB, mengatakan bahwa pendaftaran dibuka selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Februari 2025. Keputusan ini diambil setelah koordinasi dengan PWI Provinsi Jawa Barat serta melalui serangkaian rapat internal pengurus.
“Panitia berharap ada rekan-rekan anggota PWI Ciamis, Banjar, dan Pangandaran yang memenuhi syarat untuk mencalonkan diri. Kami akan menjalankan seluruh tahapan dengan transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Jumat (31/1/2025).
Endang menjelaskan bahwa ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh calon Ketua PWI Kabupaten/Kota. Persyaratan tersebut merujuk pada Pasal 27 Ayat 2 Peraturan Dasar PWI, di antaranya:
- Mengisi formulir pendaftaran.
- Melampirkan fotokopi Kartu PWI Biasa (KTA Biru).
- Melampirkan fotokopi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) minimal tingkat Madya.
- Menyerahkan fotokopi KTP dan pas foto ukuran 4×6 sebanyak dua lembar.
- Membuat surat pernyataan tidak berstatus ASN/PNS (kecuali pegawai RRI, TVRI, dan LKBN Antara), tidak menjadi pengurus partai politik, tidak menjadi anggota organisasi sejenis, serta tidak terdaftar sebagai peserta pemilu maupun bagian dari tim sukses peserta pemilu.
- Sudah menjadi anggota biasa PWI sekurang-kurangnya satu tahun.
- Menyerahkan surat pernyataan bermaterai dari perusahaan pers bahwa benar masih berprofesi sebagai wartawan.
Menurut Endang, seluruh persyaratan ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon ketua benar-benar berasal dari kalangan wartawan profesional dan memiliki komitmen kuat terhadap organisasi.
“Kami ingin memastikan bahwa PWI Ciamis ke depan dipimpin oleh sosok yang memiliki pengalaman dan dedikasi terhadap profesi wartawan,” katanya.
Konferwil ini menjadi ajang penting dalam menentukan kepemimpinan baru PWI Ciamis. Endang menegaskan bahwa panitia akan bersikap netral dan tidak berpihak pada kandidat mana pun.
“Kami hanya menjalankan tahapan sesuai mekanisme yang sudah diatur. Siapa pun yang memenuhi syarat dipersilakan mendaftar. Semua proses akan berjalan secara terbuka,” ujarnya.
Endang juga berharap agar para calon yang maju benar-benar memiliki visi dan program yang jelas untuk memajukan organisasi. Menurutnya, seorang Ketua PWI harus mampu membawa organisasi ke arah yang lebih profesional dan independen, terutama dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang.
“Ini bukan sekadar soal jabatan, tetapi bagaimana seorang ketua bisa menjadi motor penggerak dalam meningkatkan profesionalisme wartawan serta menjaga marwah organisasi,” tegasnya.
PWI sebagai organisasi profesi wartawan memiliki peran penting dalam menjaga independensi pers. Oleh karena itu, pemilihan ketua bukan hanya soal kepemimpinan, tetapi juga mengenai komitmen untuk menjaga etika jurnalistik dan keberpihakan kepada kepentingan publik.
Endang mengingatkan bahwa calon ketua yang terpilih nantinya harus mampu merangkul seluruh anggota dan menjadikan PWI sebagai wadah yang solid.
“Kami ingin pemimpin yang tidak hanya bisa memimpin, tetapi juga bisa membangun kebersamaan serta meningkatkan kapasitas anggota dalam menjalankan tugas jurnalistik,” jelasnya.
Dengan dibukanya pendaftaran ini, PWI Ciamis berharap dapat menjaring kandidat terbaik yang siap membawa organisasi ke arah yang lebih baik. Konferwil ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk melakukan pembaruan dalam tubuh organisasi.
BACA JUGA: SMAN 1 Banjarsari Imbau Alumni Segera Ambil Ijazah
“Kami berharap anggota PWI yang memenuhi syarat tidak ragu untuk maju. Ini kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan profesi wartawan secara keseluruhan,” ujar Endang.
Ia juga mengajak seluruh anggota PWI Ciamis, Banjar, dan Pangandaran untuk turut serta dalam proses Konferwil ini, baik sebagai peserta maupun dalam memberikan dukungan kepada calon yang dianggap layak.
“Semakin banyak partisipasi, semakin baik untuk demokrasi di tubuh PWI. Mari kita jadikan Konferwil ini sebagai ajang yang sehat, profesional, dan bermanfaat bagi kemajuan dunia jurnalistik di daerah kita,” pungkasnya. (Imas/inforiangan.com)

