Rabat Beton Ratawangi Dukung Kelancaran Ekonomi Warga
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Desa Ratawangi, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tengah menyelesaikan pembangunan rabat beton di Jalan Pasir Garu Kulon. Pembangunan tersebut merupakan hasil realisasi anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat tahun 2025 yang diarahkan untuk memperbaiki infrastruktur desa, terutama jalan yang rusak dan sering dikeluhkan masyarakat.
Jalan Pasir Garu Kulon diketahui menjadi jalur utama bagi warga Desa Ratawangi untuk beraktivitas ekonomi, seperti mengangkut hasil pertanian dan berdagang. Kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah membuat mobilitas warga menjadi terhambat. Karena itu, pemerintah desa menjadikan pembangunan jalan ini sebagai prioritas untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa Ratawangi, Ahmad Hidayat, mengungkapkan bahwa saat ini pekerjaan pembangunan rabat beton tersebut telah memasuki tahap akhir. Ia menuturkan, proyek ini diharapkan membawa dampak positif bagi perekonomian warga.
“Jalan merupakan akses vital yang berpengaruh besar terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Melalui pembangunan ini, kami ingin memastikan warga dapat beraktivitas dengan lebih mudah dan nyaman,” ujarnya.
Ahmad menjelaskan, pada awalnya pemerintah desa berencana untuk membangun jalan tersebut secara manual dan swadaya dengan melibatkan masyarakat setempat. Menurutnya, pendekatan itu diharapkan dapat menumbuhkan semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
“Namun, setelah mempertimbangkan masukan dari pendamping desa dan perangkat lainnya, kami memutuskan menggunakan bahan ready mix yang dipesan dari pihak ketiga,” ungkapnya.
Ahmad menambahkan, penggunaan ready mix dianggap lebih efektif karena dinilai mampu memberikan kualitas jalan yang lebih baik serta mempercepat proses pengerjaan. Dengan bahan yang kuat dan pengerjaan yang terkontrol, diharapkan hasil pembangunan ini bisa bertahan lama dan tidak mudah rusak.
Ahmad juga menyampaikan, setelah rabat beton tersebut selesai dibangun, masyarakat akan lebih mudah melakukan berbagai aktivitas, baik kegiatan ekonomi maupun sosial.
“Tidak hanya untuk mengangkut hasil tani atau berdagang, tetapi juga untuk kegiatan lain seperti mengantar anak ke sekolah dan menghadiri kegiatan masyarakat. Semuanya bisa dilakukan dengan lebih cepat dan nyaman,” tuturnya.
BACA JUGA: BKPSDM Ciamis Gelar Latsar CPNS 2025 Wujudkan ASN BerAKHLAK
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kualitas jalan menjadi perhatian utama dalam proyek ini. Pemerintah desa memastikan seluruh material yang digunakan memiliki mutu tinggi, serta pengerjaannya diawasi ketat oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) agar sesuai dengan standar teknis.
“Bahan material yang kami gunakan telah melalui seleksi kualitas. Selain itu, pengawasan dari TPK juga dilakukan secara menyeluruh agar hasilnya maksimal,” tegas Ahmad.
Ahmad juga berharap agar masyarakat turut menjaga dan memanfaatkan jalan tersebut dengan sebaik-baiknya setelah selesai dibangun. Menurutnya, pembangunan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga perlu dukungan masyarakat agar hasilnya bisa dinikmati dalam jangka panjang.
“Pembangunan ini adalah hasil dari kerja sama semua pihak. Kami berharap masyarakat bisa menjaga fasilitas ini agar tetap awet dan bermanfaat bagi generasi berikutnya,” pungkasnya. (Revan, Rizky)

