Rakerwil RAPI Ciamis Perkuat Organisasi dan Sinergi Pemda
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Kabupaten Ciamis menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Sabtu, 22 November 2025, bertempat di Aula KPU Ciamis. Kegiatan ini mengusung tema
“Rukun di Udara, Akrab di Darat, Iman di Hati, Sosial Diutamakan” dan menjadi sarana penguatan kualitas kelembagaan serta sinergi organisasi dengan masyarakat dan pemerintah.
Ketua RAPI Daerah Jawa Barat, Yaya D. SE, menekankan bahwa pelaksanaan rapat kerja merupakan kewajiban setiap struktur organisasi.
“Hukumnya wajib bagi kami, minimal satu tahun sekali atau ketika ada kebutuhan penting lainnya,” ungkapnya.
Rakerwil ini juga menjadi kesempatan bagi anggota untuk menyelaraskan program prioritas dan strategi organisasi di tingkat lokal.
Yaya menjelaskan bahwa RAPI memiliki sejumlah program prioritas yang difokuskan pada penguatan organisasi, pengembangan jaringan komunikasi, serta kerja sama lintas lembaga dengan pemerintah daerah. Selain itu, organisasi ini aktif dalam komunikasi kebencanaan sebagai wujud kontribusi sosial kepada masyarakat.
“Kami ini ruhnya komunikasi, jadi program kami banyak diarahkan pada penguatan jaringan dan sinergi,” ungkapnya.
Menjawab pertanyaan terkait arah program pascapergantian kepemimpinan, Yaya menegaskan bahwa seluruh kebijakan tetap mengacu pada program nasional yang kemudian disesuaikan dengan kondisi provinsi dan wilayah.
“Kebijakan nasional menjadi pedoman, tetapi implementasi di daerah tentu harus menyesuaikan kebutuhan lokal,” jelasnya.
Rakerwil Ciamis merupakan tindak lanjut dari rapat kerja tingkat daerah yang telah dilaksanakan pada Juni lalu. Dalam kesempatan ini, RAPI menekankan pentingnya memperkuat jaringan komunikasi di setiap wilayah. Di Kabupaten Ciamis, RAPI telah memiliki 12 lokal dari total 27 kecamatan, dengan jumlah anggota aktif mencapai 502 orang. Secara nasional, RAPI telah hadir di 37 provinsi, sedangkan di Jawa Barat terdapat 26 wilayah kota dan kabupaten, termasuk Ciamis.
Ketua RAPI Wilayah 16 Kabupaten Ciamis, Adang Suhendar, menyampaikan bahwa program yang dijalankan saat ini merupakan kelanjutan dari RAPINAS dan RAPIDA.
Adang juga menegaskan, “Selama masih bisa dijalankan dengan baik, insyaallah program-program tersebut akan terus kami laksanakan.” Meski begitu, untuk sementara RAPI Ciamis tidak menambah lokal baru, menunggu arahan dari pusat.
Dalam upaya modernisasi dan kemudahan akses, Adang mengungkapkan bahwa RAPI Ciamis tengah menyiapkan inovasi berupa aplikasi khusus yang memuat seluruh aturan dan ketentuan organisasi secara terintegrasi.
“Aplikasi ini akan menjadi alat bantu untuk mengadopsi semua peraturan,” ujarnya.
Inovasi ini diharapkan dapat mempermudah anggota dalam memahami regulasi dan meningkatkan efisiensi koordinasi.
Sejarah RAPI turut disinggung oleh Drs. H. Yusup SH MM (JZ10CV), yang menjelaskan bahwa organisasi ini berdiri pada 10 November 1980 sebagai upaya pemerintah menata komunikasi radio antar penduduk yang sebelumnya tidak terkontrol.
BACA JUGA: PGRI Lakbok Rayakan HUT ke-80 dengan Permainan Tradisional
Yusup menekankan bahwa RAPI merupakan satu-satunya organisasi resmi komunikasi radio antar penduduk yang diakui pemerintah dan berperan mendukung pembinaan serta pengawasan Komunikasi Radio Antar Penduduk (KRAP).
Di tingkat lokal, RAPI Ciamis telah lama aktif dalam kegiatan sosial, kebencanaan, serta mendukung agenda pemerintah daerah. Program seperti “RAPI Go to School, Go to Campus, Go to Government, dan Go to Industry” dijalankan untuk memperluas edukasi dan jaringan komunikasi melalui radio, sekaligus memperkuat peran sosial organisasi di masyarakat.
Dengan pelaksanaan Rakerwil ini, diharapkan RAPI Ciamis semakin solid, adaptif, dan mampu mengoptimalkan peran komunikasinya dalam mendukung pembangunan daerah serta membangun sinergi yang lebih erat dengan pemerintah dan masyarakat. (Eddy)

