Rencana Eksplorasi Migas di Desa Sidarahayu

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. PT Minarak Banyumas Gas mengadakan sosialisasi di Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Ciamis, terkait rencana pengeboran minyak dan gas di lahan seluas 15.916,3 m² yang saat ini masih milik warga.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi informasi kepada masyarakat tentang proses pengeboran serta dampaknya. Menurut keterangan pihak perusahaan, langkah ini merupakan bagian dari rencana eksplorasi migas di wilayah tersebut.

General Manager PT Minarak Banyumas Gas, Muhammad Alwi, menyebut bahwa suksesnya kegiatan eksplorasi bergantung pada proses pembebasan lahan yang lancar. Ia mengundang pemilik lahan untuk berdiskusi mengenai rencana tersebut.

“Kegiatan eksplorasi ini sangat tergantung pada keberhasilan pembebasan lahan, tetapi melihat respons positif dari masyarakat, kemungkinan tidak akan ada kendala,” jelasnya dalam acara tersebut.

Lebih lanjut, Alwi menerangkan bahwa Indonesia masih mengimpor minyak dan gas untuk memenuhi kebutuhan domestik. Produksi migas nasional hanya mencapai 600 ribu barel per hari, sementara kebutuhan per harinya mencapai 1,7 juta barel.

“Eksplorasi ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap impor migas,” tambahnya,

Setelah sosialisasi, PT Minarak masih menunggu hasil perhitungan KJPP terkait harga lahan yang akan dibebaskan.

Alwi menegaskan bahwa perusahaan akan mengikuti penilaian harga yang telah ditetapkan.

“Kami akan mengikuti penilaian dari KJPP dan berharap warga dapat menyetujuinya,” tuturnya.

Penilaian ini penting untuk menjaga transparansi proses pembebasan lahan dan menjaga kepercayaan warga terhadap perusahaan.

Menurut Alwi, hasil penelitian menunjukkan adanya potensi akumulasi minyak dan gas di wilayah Desa Sidarahayu. Namun, pihaknya belum bisa memastikan sebelum pengeboran dilakukan.

“Jika memang ada minyak dan gas di sini, ini tentu menguntungkan, tapi jika tidak ada, itu adalah risiko kami sebagai kontraktor,” katanya.

Rencana eksplorasi ini masih dalam tahap awal, dan perusahaan menyadari tantangan yang mungkin dihadapi.

Jika eksplorasi berhasil, PT Minarak akan melanjutkan pengeboran menggunakan sistem sumur deliniasi untuk menghitung potensi ekonomis cadangan minyak dan gas di lahan tersebut.

“Dengan sumur deliniasi, kita bisa lebih akurat menghitung nilai ekonomis migas, yang akan diikuti dengan pembangunan sumur development,” ungkap Alwi.

Sistem ini akan meningkatkan efisiensi dalam mengangkat minyak dan gas ke permukaan.

BACA JUGA: Pemuda Pancasila Ciamis Tekankan Pentingnya Nilai Pancasila

Selain itu, PT Minarak berencana menyalurkan gas hasil eksplorasi kepada masyarakat sekitar agar mereka bisa merasakan manfaat langsung.

“Masyarakat tidak perlu lagi membeli LPG, mereka bisa mendapatkan gas murah dari hasil eksplorasi di sini,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi warga sekitar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. (Revan, Rizky/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan