Ribuan Warga Banjar Terima Bantuan Pangan dari BULOG
infopriangan.com, BERITA BANJAR. Bantuan pangan dari pemerintah yang disalurkan melalui Perum BULOG menjadi penopang kebutuhan pokok bagi ribuan warga di Kelurahan Banjar. Sebanyak 1.644 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima beras dan minyak goreng dalam penyaluran yang dipusatkan di aula kelurahan. Senin, (30/3/2026).
Bantuan yang diberikan berupa 10 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng untuk alokasi Januari hingga Februari. Di tengah tekanan kebutuhan hidup yang terus meningkat, paket pangan tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama kalangan rentan yang terdampak kenaikan harga bahan pokok.
Sejak pagi hari, warga tampak mengantre dengan tertib menunggu giliran pengambilan bantuan. Petugas kelurahan bersama tim pendamping memastikan proses berjalan lancar, mulai dari verifikasi data hingga penyerahan bantuan. Suasana tertib dan penuh kesabaran terlihat di lokasi, mencerminkan antusiasme warga terhadap program tersebut.
Yati, warga Lingkungan Parunglesang, menjadi salah satu penerima manfaat yang merasakan langsung dampak bantuan itu. Ia mengaku bantuan beras dan minyak goreng sangat membantu kebutuhan dapur sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi untuk kebutuhan makan sehari-hari. Dengan adanya beras dan minyak ini, pengeluaran jadi sedikit berkurang,” ujarnya dengan wajah lega.
Menurut Yati, harga kebutuhan pokok yang cenderung naik dalam beberapa waktu terakhir membuat bantuan seperti ini sangat dinantikan oleh masyarakat kecil. Ia berharap program bantuan pangan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Hal senada juga dirasakan warga lainnya yang menilai bantuan tersebut bukan sekadar tambahan, melainkan bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan keluarga. Bagi mereka, adanya bantuan ini memberi rasa tenang karena kebutuhan dasar dapat terpenuhi setidaknya untuk beberapa waktu ke depan.
Lurah Banjar, Hendi, menjelaskan bahwa bantuan pangan ini memang difokuskan untuk membantu masyarakat rentan agar tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar. Ia menegaskan penyaluran dilakukan berdasarkan data P3KE dari pemerintah pusat agar tepat sasaran.
“Kami berupaya memastikan bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Penyaluran dilakukan berdasarkan data P3KE dari pemerintah pusat agar tepat sasaran,” katanya.
Hendi menambahkan, pihak kelurahan turut mengawal proses distribusi agar berjalan lancar dan tertib, sehingga warga dapat menerima bantuan dengan nyaman tanpa kendala berarti. Pendataan dan pengaturan jadwal kedatangan warga juga dilakukan untuk menghindari kerumunan.
Program bantuan pangan ini, lanjutnya, tidak hanya berfungsi sebagai bentuk perlindungan sosial, tetapi juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta menekan dampak kenaikan harga bahan pokok di pasaran.
BACA JUGA: Musrenbang Ciamis 2026 Bahas Arah RKPD 2027
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, Perum BULOG, dan pemerintah kelurahan, penyaluran bantuan dapat dilaksanakan secara efektif. Harapannya, program serupa dapat terus digulirkan secara berkelanjutan untuk mendukung ketahanan ekonomi warga di tingkat bawah.
Bagi warga seperti Yati, bantuan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Meski sederhana, bantuan beras dan minyak goreng itu memberi dampak besar, terutama dalam menjaga ketersediaan pangan keluarga.
“Setidaknya untuk beberapa hari ke depan kami tidak terlalu khawatir soal kebutuhan dapur,” tuturnya.
Bantuan ini diharapkan mampu menjadi penyangga sementara bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah dan warga dalam menjaga ketahanan pangan di lingkungan masing-masing. (Johan)








