Ruang Kelas Nyaris Roboh, Bambu Jadi Penyangga
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dua ruang kelas di SD Negeri 3 Karangpaningal, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, kini dalam kondisi nyaris roboh. Untuk mencegah ambruk, pihak sekolah terpaksa menahan bangunan dengan batang bambu sebagai penyangga darurat. Pemandangan ini mencerminkan betapa gentingnya kondisi infrastruktur pendidikan di daerah tersebut.
Kedua ruang kelas tersebut sebelumnya digunakan oleh siswa kelas 5 dan 6. Namun kini sudah tidak difungsikan karena dinilai membahayakan keselamatan. Pihak sekolah mengambil langkah cepat dengan memindahkan kegiatan belajar mengajar ke ruang laboratorium dan perpustakaan.
Kepala Sekolah SDN 3 Karangpaningal, Samsul Arifin, menjelaskan bahwa kerusakan meliputi dinding yang nyaris roboh, atap yang lapuk, plafon rusak, dan kusen jendela yang sudah tak layak pakai.
“Kami takut jika ruangan itu tetap digunakan, sewaktu-waktu bisa ambruk. Kami hanya bisa memanfaatkan ruangan yang ada agar proses belajar tetap berjalan,” ujarnya saat ditemui pada Selasa, (15/07/2025).
Samsul mengaku para guru dan siswa berusaha beradaptasi dengan segala keterbatasan. Namun di tengah situasi ini, kekhawatiran baru muncul. Ia menyebutkan, rusaknya fasilitas bisa berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
BACA JUGA: Damkar Ciamis Edukasi Warga Cegah Risiko Kebakaran
“Jumlah siswa sekarang hanya sekitar 57 orang. Dari tahun ke tahun terus berkurang. Kami khawatir orang tua enggan menyekolahkan anaknya di sini,” tuturnya.
Pihak sekolah telah melaporkan kondisi tersebut ke Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pendidikan dengan harapan segera ada penanganan. Proposal perbaikan bangunan sudah diajukan.
“Kami berharap ada tindak lanjut secepatnya. Jangan sampai harus menunggu korban dulu baru diperbaiki,” tegas Samsul. (Revan, Rizky/infopriangan.com)

