Safari Gemar Ikan Ciamis Didorong Serius
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Upaya meningkatkan konsumsi ikan di tengah masyarakat kembali digencarkan melalui safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemar Ikan) yang digelar di Kecamatan Banjaranyar dan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Senin (2/3/2026). Anggota DPR RI Fraksi PKB, Rina Sa’adah, bersama perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Rina Sa’adah menyampaikan bahwa ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang memiliki kandungan gizi tinggi dan sangat baik untuk menunjang pertumbuhan anak. “Ikan adalah sumber protein tinggi yang sangat baik dikonsumsi, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan,” ujarnya.
Rina menjelaskan bahwa konsumsi ikan seharusnya tidak menjadi persoalan serius di wilayah Ciamis karena daerah tersebut memiliki potensi perikanan air tawar yang cukup melimpah.
“Apalagi di Kabupaten Ciamis, sumber ikan air tawar cukup banyak dan mudah didapat,” katanya.
Selain memberikan edukasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembagian ratusan bingkisan makanan olahan ikan kepada masyarakat. Rina menilai langkah ini sebagai bentuk konkret agar masyarakat tidak hanya mendengar imbauan, tetapi juga merasakan langsung manfaat produk olahan ikan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya tahu pentingnya makan ikan, tetapi juga merasakan dan mencoba olahannya,” tuturnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa peran keluarga menjadi faktor kunci dalam membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan. Menurutnya, kebiasaan makan sehat tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah atau pemerintah, melainkan harus dimulai dari rumah.
“Keluarga memiliki peran penting agar anak-anak mau mengonsumsi makanan berprotein tinggi seperti ikan,” tegasnya.
Rina juga mengingatkan bahwa variasi olahan menjadi kunci agar anak-anak tidak merasa bosan. Ia menilai kreativitas dalam mengolah ikan akan menentukan keberhasilan kampanye Gemar Ikan di tingkat rumah tangga.
“Ikan harus diolah dalam berbagai varian agar anak-anak lebih tertarik dan tidak cepat bosan,” ucapnya.
Di sisi lain, ia menyoroti potensi ekonomi yang dapat tumbuh dari sektor perikanan. Menurutnya, peningkatan konsumsi ikan akan berdampak langsung pada geliat UMKM berbasis perikanan, terutama di daerah dengan sumber daya yang memadai seperti Ciamis.
“Sektor UMKM perikanan bisa berkembang jika konsumsi ikan meningkat,” katanya.
Rina juga menyinggung adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai mampu menjadi pendorong tambahan bagi pelaku usaha olahan ikan. Program tersebut, kata dia, dapat membuka peluang pasar baru sekaligus memperkuat rantai pasok lokal.
“Program MBG bisa menjadi momentum untuk mendongkrak ekonomi masyarakat melalui produk olahan ikan,” ujarnya.
BACA JUGA: Evaluasi Pendidikan Kebangsaan Mendesak
Meski demikian, Rina mengingatkan bahwa program semacam ini memerlukan pengawasan dan konsistensi agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Ia berharap edukasi dan pembagian produk olahan ikan benar-benar diikuti dengan perubahan pola konsumsi masyarakat.
“Yang terpenting adalah perubahan kebiasaan, bukan sekadar acara seremonial,” pungkasnya.
Safari Gemar Ikan di Banjaranyar dan Banjarsari diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan. Upaya peningkatan gizi masyarakat harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal, sehingga manfaatnya dirasakan secara nyata oleh warga. (Revan, Rizky)





