Satria Galuh Karate Open 2026 Dorong Pembinaan Atlet Daerah

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Kejuaraan Satria Galuh Karate Open 2026 digelar di Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Ciamis, Kabupaten Ciamis. Ajang ini menjadi salah satu upaya nyata dalam pembinaan dan pengembangan atlet karate di daerah, khususnya di wilayah Priangan Timur.

Kejuaraan tersebut diikuti oleh 297 peserta yang berasal dari berbagai dojo karate di Kabupaten Ciamis, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Banjar. Ratusan karateka tersebut bertanding di berbagai kelas dan kategori, mulai dari usia dini hingga senior, dengan semangat kompetisi yang tinggi.

Ketua KONI Kabupaten Ciamis, Ndang Sutrisna, menyampaikan bahwa kejuaraan Satria Galuh Karate Open 2026 diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial yang dapat dibina secara berkelanjutan. Ia menilai kejuaraan seperti ini sangat penting sebagai tolok ukur hasil latihan atlet di dojo masing-masing.

“Melalui kejuaraan ini kami berharap akan lahir atlet-atlet berbakat yang ke depan mampu membawa nama baik Kabupaten Ciamis, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ndang Sutrisna.

Lebih lanjut, Ndang menegaskan pentingnya konsistensi dalam penyelenggaraan kejuaraan karate di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, event semacam ini tidak boleh hanya bersifat seremonial atau insidental, tetapi harus menjadi agenda rutin pembinaan olahraga prestasi.

“Kejuaraan idealnya dilaksanakan secara rutin, minimal enam bulan sekali dan jangan sampai lebih dari satu tahun sekali. Ke depan, karateka Kabupaten Ciamis akan menghadapi banyak agenda kejuaraan, sehingga mereka harus terbiasa bertanding,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BKC Kabupaten Ciamis, Ega, menekankan bahwa keberhasilan sebuah kejuaraan tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau prestasi yang diraih, tetapi juga dari sikap dan perilaku seluruh pihak yang terlibat selama pertandingan berlangsung.

Ia menilai sportivitas harus menjadi nilai utama yang ditanamkan kepada para atlet sejak dini.

“Kejuaraan ini harus menjadi sarana pembelajaran karakter, bukan sekadar mengejar kemenangan. Sportivitas adalah fondasi utama dalam olahraga,” ujar Ega.

Di sisi lain, Asep Rahmat, Ketua FORKI Kabupaten Ciamis terpilih, berharap kejuaraan Satria Galuh Karate Open 2026 dapat melahirkan atlet-atlet yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga matang secara mental dan disiplin.

Ia menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dilakukan secara serius dan berjenjang. “Kami berharap dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet yang siap dibina dan dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi,” kata Asep Rahmat.

BACA JUGA: Bupati Nilai Muhammadiyah Perluas Akses Pendidikan

Asep juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play selama bertanding.

“Selamat bertanding kepada seluruh atlet. Junjung tinggi sportivitas, karena dari sikap itulah kualitas seorang karateka dinilai,” pungkasnya.

Kejuaraan Satria Galuh Karate Open 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat pembinaan karate di Kabupaten Ciamis secara berkelanjutan dan terarah. (Satrio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan