Sejumlah Warga Banjaranyar Datangi Kantor Desa

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Sejumlah Warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis datangi Kantor Desa. Kedatangan mereka meminta klarifikasi, atas adanya dugaan tindakan pengancaman.

Pengancaman itu diduga didalangi Kepala Desa dengan tujuan untuk menghilangkan nyawa warga dengan cara di guna-guna menggunakan ilmu hitam.

Menurut Dedi alias Jotak warga Desa Banjaranyar, pengancaman yang diduga dilakukan Kepala Desa tidak mendasar.

“Atas dasar apa ia menyuruh empat mantan pegawai desa untuk melakukan tindakan pengancaman kepada saya serta warga dengan menggunakan jalur orang pintar atau paranormal,” ungkapnya.

Jotak juga mengatakan pihaknya mempunyai beberapa bukti berupa pengakuan terkait hal tersebut.

“Makanya saya dan warga lain datang kesini ingin mempertanyakan baik itu ke Kepala Desa atau Pemerintah Desa, tujuanya itu untuk apa,” ujarnya.

Dedi juga mengatakan, selama ini pihaknya selalu mengkritisi pemerintahan Desa Banjaranyar. Baik itu dalam segi kinerja, maupun penerapan anggaran.

“Jika hal tersebut menjadi salah satu pemicu Kepala Desa melakukan tindakan tersebut, menurutnya sangatlah tidak rasional,” tegasnya.

Dedi juga mengaku pernah bersama kelompok masyarakat Desa Banjaranyar, pernah mempertanyakan terkait alokasi dana Padat Karya Tunai.

“Dana itu di duga tidak direalisasikan selama dua tahun. Terhitung dari 2018 sampai 2019. Malahan realita di lapangan swadaya masyarakat yang di serap,” ujarnya.

Pihak Dedi sangat menyayangkan dengan adanya sikap arogansi yang di keluarkan Kepala Desa. “Dia mengeluarkan kata-kata kasar di depan umum saat proses mediasi berlangsung.

“Karena proses mediasi gagal, saya berencana untuk melaporkan Kepala Desa Banjaranyar ke pihak Kepolisian,” tegasnya.

Senada dengan Dedi, Herna Suganda (Oki) juga mengatakan, dirinya mengaku juga sebagai salah satu orang yang masuk dalam target dugaan pengancaman yang di dalangi oleh kepala desa banjaranyar tersebut.

“Awalnya saya mengetahui informasi ini dari salah seorang mantan pegawai desa,” ucapnya.

Herna juga sempat menanyakan sudah berapa banyak dukun yang di datangi oleh dia. “Dia menjawab sudah ada empat sampai lima dukun yang ia datangi,” jelasnya.

“Ia menjawab benar, cuma bukan untuk mencelakai, malahan yang mau mencelakai itu Obing salah satu mantan perangkat desa lainya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Banjaranyar, Tata mengatakan, dirinya menyangkal telah memerintahkan empat mantan perangkat desa pergi ke paranormal untuk meng guna-gunai kedua orang itu.

Malahan pihaknya berencana akan melaporkan balik mantan perangkat desa tersebut ke pihak kepolisian karena telah memfitnah dirinya.

“Yang jadi biang kerok nya itu, Jajang, dengan obing, dan saya siap jika mereka mau melaporkan saya ke kepolisian, saya pun akan melaporkan balik mereka” tegasnya.

Sementara itu Sekertaris Camat Banjaranyar Dede Hendra, yang hadir pada saat itu mengatakan, ini bukan permasalahan pemerintahan, melainkan masalah pribadi.

“Dalam upaya mediasi tadi memang tidak ada jalan keluarnya, masing-masing bersikukuh dengan argumentasi mereka yang di anggap benar,” ungkapnya.

Dede juga menambahkan pihaknya berencana akan melakukan pembinaan kepada Kepala Desa dalam hal tata kelola pemerintahan desa, juga sikap kepala desa.

BACA JUGA: Si Jago Merah Ngamuk di Pamarican

Dede juga menyayangkan saat proses negosiasi tadi. “Kepala Desa Banjaranyar bersikap kasar dan arogan dalam memberikan argumentasi nya,” ucapnya.

BACA JUGA: Dinding Rumah Milik Warga Ambruk

Menurut Dede seharusnya Kepala Desa harus bersikap tenang. “Jangan mudah terpancing, harus bisa menjaga emosinya. Karena bagaimanapun dia itu sebagai Kepala Desa. Seharusnya memberikan contoh baik bagi warganya” pungkasnya. (Rizky/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan