Sekda Garut Tekankan Peran Ganda BUMD untuk Masyarakat
infopriangan.com, BERITA GARUT. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, meminta seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk benar-benar menjalankan peran ganda secara optimal. Pesan tersebut ia sampaikan dalam pertemuan bersama para pimpinan BUMD pada Selasa, 30 September 2025.
Nurdin menekankan, BUMD tidak boleh hanya dilihat sebagai institusi bisnis, tetapi juga sebagai penyedia layanan sosial. Ia mengingatkan bahwa kedua peran ini harus dijalankan dengan seimbang.
“Bagaimana pun, BUMD memiliki fungsi sebagai pemberi layanan sosial kepada masyarakat, namun terdapat hal lain terkait dengan entrepreneur,” ujar Nurdin.
Menurutnya, fungsi kewirausahaan yang melekat pada BUMD harus berjalan dengan baik agar manfaat yang dirasakan masyarakat bisa lebih luas. Tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Saya mohon itu bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sehingga semua bisa dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Sekda Garut itu juga mengingatkan bahwa BUMD merupakan perpanjangan tangan pemerintah daerah. Artinya, perusahaan daerah tidak boleh mengabaikan akuntabilitas dalam pengelolaannya. Transparansi, integritas, dan tata kelola yang baik, menurut Nurdin, menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik. Ia berpesan agar para pimpinan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok atau individu.
Selain itu, Nurdin menyoroti pentingnya inovasi dalam pengelolaan BUMD. Menurutnya, perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang menuntut BUMD untuk lebih adaptif.
“BUMD jangan hanya terpaku pada rutinitas, tetapi harus berani mengambil langkah strategis agar tetap relevan,” katanya.
Peran ganda yang dimaksud, lanjut Nurdin, memang bukan hal mudah. Di satu sisi, BUMD harus menjalankan tanggung jawab sosial seperti menyediakan layanan dasar air minum atau listrik dengan harga terjangkau. Di sisi lain, BUMD juga harus bisa mendatangkan keuntungan agar dapat berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika keduanya dijalankan dengan seimbang, BUMD diyakini bisa menjadi motor penggerak pembangunan di Garut.
BACA JUGA: Pendidik Purwadadi Beri Santunan untuk Siswi Patah Tulang
Nurdin menambahkan, pengalaman di berbagai daerah menunjukkan bahwa BUMD yang sehat dan profesional mampu meningkatkan daya saing daerah. Dengan pengelolaan yang tepat, BUMD bisa menjadi sumber inovasi pelayanan publik sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Melalui pesannya, Nurdin berharap agar seluruh pimpinan BUMD di Garut semakin termotivasi untuk memperkuat perannya. Tidak hanya sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat sehari-hari. “BUMD harus hadir di tengah masyarakat, memberi manfaat, dan tetap tumbuh sebagai entitas bisnis yang sehat,” tegasnya.
Dengan arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut berharap BUMD dapat semakin profesional, transparan, dan berdaya saing, sehingga benar-benar mampu menjalankan peran ganda yang diamanatkan: melayani masyarakat sekaligus menjadi sumber kekuatan ekonomi daerah. (Liklik)

