Sekretariat FKDT Ciamis Resmi Miliki Tanah Sendiri
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Ciamis mencatat sejarah baru dalam penguatan kelembagaan pendidikan diniyah. Untuk pertama kalinya, organisasi ini memiliki sekretariat yang berdiri di atas tanah milik sendiri. Langkah tersebut dinilai sebagai capaian strategis, karena selama ini kebutuhan akan gedung permanen menjadi salah satu tantangan utama dalam meningkatkan koordinasi dan pelayanan organisasi.
Ketua 1 FKDT Kabupaten Ciamis, KH Wawan Abdul Malik Marwan, menyampaikan bahwa kepemilikan lahan ini merupakan hasil kerja kolektif. Ia menjelaskan bahwa proses panjang dilakukan melalui semangat gotong royong dan rewongan yang secara konsisten digerakkan oleh berbagai pihak.
“Alhamdulillah, tanah untuk sekretariat ini akhirnya resmi menjadi milik FKDT. Ini hasil kebersamaan,” ujar KH Wawan. Selasa, (18/11/2025).
Lahan tersebut berada di kawasan Rancapetir, dengan ukuran mencapai 105 bata. Harga pembeliannya tercatat sebesar Rp595 juta, angka yang disebut KH Wawan “tidak kecil untuk sebuah organisasi yang mengandalkan kebersamaan sebagai kekuatan utama.” Meski demikian, dana berhasil terkumpul sedikit demi sedikit, hingga akhirnya pada Selasa, 18 November 2025, proses pelunasan dapat dilakukan secara resmi. Dengan pelunasan itu, status kepemilikan tanah oleh FKDT pun dinyatakan sah sepenuhnya.
Pembangunan gedung sekretariat kini sudah mulai terlihat di lokasi. Pemasangan rangka atap dan pilar utama sudah berjalan, menjadi bukti bahwa proses pembangunan tidak sekadar wacana. Sementara itu, bagian lain seperti pemasangan dinding, lantai, ruang administrasi, dan fasilitas pendukung masih menunggu penyelesaian. FKDT mengakui bahwa kebutuhan anggaran tambahan masih besar, sehingga dukungan dari masyarakat dan pihak terkait sangat diperlukan agar pembangunan dapat segera tuntas.
Dalam kesempatan yang sama, KH Wawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang sudah terlibat. Ia menyebut dukungan berupa materi, tenaga, atau doa, semuanya memiliki arti penting.
“Banyak yang membantu, ada yang menyumbang bahan bangunan, ada yang ikut kerja bakti, bahkan ada yang hanya mengirimkan doa. Semua itu sangat berarti bagi kami,” ucapnya.
Namun ia juga menegaskan bahwa perjuangan belum selesai. FKDT masih memerlukan uluran tangan dari para dermawan, simpatisan pendidikan diniyah, hingga pemerintah daerah.
BACA JUGA: Aliansi Baregbeg Tegas Tolak Pembukaan Tempat Biliar
“Kami berharap bantuan bisa hadir secara cepat dan tepat. Dengan dukungan bersama, insyaallah gedung ini bisa segera berdiri sempurna dan langsung digunakan untuk pelayanan pendidikan diniyah,” katanya.
Menurut KH Wawan, keberadaan sekretariat permanen memiliki nilai strategis. Gedung tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi, tetapi juga sebagai ruang pembinaan, pusat koordinasi, serta lokasi konsolidasi program-program pendidikan diniyah di Kabupaten Ciamis. Dengan gedung ini, FKDT berharap dapat meningkatkan kualitas tata kelola organisasi secara lebih profesional dan terstruktur.
FKDT Kabupaten Ciamis optimistis bahwa pembangunan sekretariat ini akan membawa dampak besar bagi penguatan pendidikan keagamaan nonformal. Mereka menegaskan komitmennya untuk terus bekerja, memastikan pendidikan diniyah tetap menjadi pilar penting dalam pembentukan karakter dan akhlak generasi muda di daerah tersebut. ( Eddy)

