Silaturahmi Akbar PPDI, Pemdes Tagih Janji

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Silaturahmi Akbar yang digelar Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis, Kamis (17/04/2025), menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara perangkat desa dan Pemerintah Daerah. Bertempat di Aula Dinas Pendidikan, kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus PPDI tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta tamu undangan lainnya.

Acara ini sekaligus dimaknai sebagai ajang saling memaafkan usai Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan permohonan maaf secara pribadi dan atas nama pemerintah daerah atas kekurangan yang mungkin terjadi dalam pelayanan dan kebijakan selama ini.

“Suatu kehormatan dan kebahagiaan bisa bersilaturahmi dengan seluruh perangkat desa hari ini,” ucap Herdiat.

Herdiat menambahkan bahwa pemerintah daerah menyadari belum sepenuhnya bisa memenuhi harapan semua pihak.

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, baik atas kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Kami sadar, masih banyak kekurangan,” imbuhnya.

Di sisi lain, momen silaturahmi ini juga dimanfaatkan oleh para Ketua PPDI tingkat kabupaten dan kecamatan untuk menyampaikan aspirasi. Sejumlah usulan terkait peningkatan kesejahteraan, efisiensi birokrasi, hingga penguatan pelayanan publik disampaikan secara terbuka di hadapan Bupati dan jajaran.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Herdiat menyatakan bahwa semua aspirasi merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun, ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi kendala serius dalam hal keuangan daerah.

“Kita semua adalah pelayan masyarakat. Setiap usulan dan harapan perangkat desa tentu ingin kami kabulkan secepatnya. Tapi perlu saya sampaikan dengan jujur, kondisi APBD kita sedang berat. Tidak sedang baik-baik saja,” kata Herdiat dengan nada serius.

Herdiat meminta seluruh perangkat desa untuk memahami kondisi fiskal daerah yang sedang tidak stabil. Menurutnya, pemerintah daerah bukan tidak mau memenuhi permintaan, tapi memang harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang ada.

“Kami tidak tinggal diam. Kami berusaha semaksimal mungkin agar pelayanan tetap berjalan. Tapi kita juga harus realistis. Kalau APBD membaik, kalau keuangan stabil, Insyaallah semua bisa kita penuhi,” tegasnya.

Lebih jauh, Bupati juga mengajak seluruh perangkat desa untuk ikut berpikir kreatif dan mencari terobosan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, beban pembangunan tidak bisa hanya diserahkan pada pemerintah kabupaten semata.

“Meningkatkan PAD bukan hanya tugas Bupati atau kepala dinas. Ini tanggung jawab kita bersama. Saya minta desa-desa juga bisa berinovasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Ciamis, Ahmad Himawan, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemda terhadap nasib perangkat desa. Ia menilai, meski dalam keterbatasan, pemerintah daerah tetap berkomitmen dalam memperhatikan kesejahteraan perangkat desa.

BACA JUGA: Polres Banjar Sterilisasi Gereja Jelang Jumat Agung

“Kami sampaikan terima kasih, terutama kepada Pak Bupati, atas perhatian dan keberpihakannya kepada perangkat desa,” ujarnya.

Ahmad menyoroti satu pencapaian penting, yakni pencairan siltap (penghasilan tetap) perangkat desa yang dilakukan tepat waktu. Bahkan, ia menyebut bahwa Ciamis menjadi satu-satunya daerah di Jawa Barat yang mencairkan siltap bulan Januari tanpa harus dirapel dengan Februari.

“Ini bentuk nyata komitmen Pemda Ciamis. Di tengah kondisi keuangan yang sulit, mereka tetap prioritaskan hak kami,” tandasnya. (Eddy/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan