Sisingaan Meriahkan HUT ke-47 Desa Sukadana Ciamis

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Suasana Desa Sukadana, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, tampak berbeda dari biasanya. Ribuan warga memadati jalan desa sejak pagi untuk menyaksikan puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 desa mereka, yang dimeriahkan oleh arak-arakan seni tradisional sisingaan.

Perayaan yang digelar Minggu (29/6) itu berlangsung semarak sejak pagi hari. Warga dari berbagai dusun terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia. Di antara acara yang paling dinanti adalah pertunjukan sisingaan, seni pertunjukan khas Sunda yang biasa dipentaskan dalam perayaan adat dan hajatan masyarakat.

Kepala Desa Sukadana, Dede Yayat, bersama Camat Sukadana, Nia Kurniawan, turut serta menaiki sisingaan dan diarak mengelilingi kampung. Dengan iringan musik tradisional dan sorak-sorai warga, suasana menjadi sangat meriah. Para pembawa sisingaan adalah remaja putri berseragam merah yang menampilkan kekompakan dan semangat luar biasa.

“Ini bukan sekadar hiburan, tapi juga bentuk pelestarian budaya lokal. Saya bangga warga begitu antusias,” ujar Dede Yayat di sela-sela acara.

Dede menyampaikan rasa syukurnya atas lancarnya seluruh rangkaian kegiatan dan menyebut perayaan ini sebagai bukti kebersamaan warga Desa Sukadana.

Sementara itu, Camat Sukadana, Nia Kurniawan, menyampaikan pesan yang menyentuh soal pentingnya menjaga identitas budaya.

“Milangkala desa bukan hanya seremoni. Ini adalah cara kita menjaga memori kolektif. Sejarah adalah fondasi masa depan,” ungkapnya.

Selain sisingaan, perayaan HUT ke-47 Desa Sukadana juga diisi dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti jalan sehat, pertunjukan seni budaya, dan gotong royong antar warga yang digelar beberapa hari sebelumnya. Puncaknya ditutup dengan acara tabligh akbar dan pemberian santunan bagi anak yatim piatu pada malam harinya.

Suasana malam terasa lebih khidmat. Warga berkumpul di halaman balai desa untuk mengikuti pengajian dan mendengarkan tausiah dari tokoh agama setempat. Anak-anak yatim tampak tersenyum bahagia saat menerima bingkisan dan santunan.

Seorang warga, Rina (38), mengatakan dirinya senang bisa membawa anak-anaknya menyaksikan sisingaan secara langsung.

BACA JUGA: Ketua RW Pukul Kadus di Pawai Obor, Warga Resah

“Anak-anak jadi tahu budaya daerah sendiri. Mudah-mudahan setiap tahun selalu ada,” ujarnya sambil merekam pertunjukan dengan ponselnya. Minggu, (29/06/2025).

Perayaan HUT kali ini tak hanya meninggalkan kesan meriah, tapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal. Gotong royong, kekompakan warga, dan semangat untuk terus menjaga warisan budaya terlihat jelas sepanjang rangkaian acara.

Panitia berharap tradisi seperti ini bisa terus dipertahankan dan bahkan dikembangkan untuk menarik generasi muda agar lebih mencintai budaya daerahnya. Desa Sukadana pun membuktikan bahwa perayaan ulang tahun desa bisa menjadi ruang ekspresi budaya dan solidaritas sosial yang bermakna. (Eddy infopringaan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan