SMAN 1 Banjarsari Imbau Alumni Segera Ambil Ijazah
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. SMA Negeri 1 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, mengimbau para alumni segera mengambil ijazah yang masih tersimpan di sekolah. Pihak sekolah menegaskan bahwa proses pengambilan ijazah tidak dipersulit dan tidak dipungut biaya sepeser pun.
Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 1 Banjarsari, Ade Saefulloh, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang meminta seluruh sekolah segera menyerahkan ijazah kepada siswa yang sudah lulus.
“Ini bagian dari arahan pemerintah agar semua alumni mendapatkan hak mereka. Tidak ada alasan bagi sekolah untuk menahan ijazah karena itu memang milik siswa,” ujarnya, Jumat, (31/1/2025).
Ade menambahkan, pengambilan ijazah dapat dilakukan setiap hari kerja, mulai Senin hingga Jumat, selama jam operasional sekolah.
Sejak imbauan ini disampaikan, kata Ade, sejumlah alumni mulai berdatangan untuk mengambil ijazah mereka.
“Sudah ada alumni dari angkatan 2017 hingga 2024 yang datang. Kami langsung menyerahkan ijazah karena itu memang hak mereka,” katanya.
Ia juga memastikan jumlah ijazah yang masih tersimpan di sekolah sebenarnya tidak terlalu banyak. Menurutnya, tidak ada hambatan dari pihak sekolah dalam proses pengambilan, sehingga keterlambatan lebih disebabkan oleh faktor lain, seperti kesibukan para alumni.
“Banyak yang bilang belum sempat datang, ada juga yang masih menunggu libur kerja atau kuliah. Tapi sekolah sendiri tidak pernah mempersulit,” tegasnya.
Ade menegaskan, sejak dulu sekolah tidak pernah menarik biaya dalam proses pengambilan ijazah. Jika masih ada yang mengira bahwa ijazah tertahan karena urusan biaya, ia memastikan hal itu keliru.
“Sejak awal, kami tidak pernah memungut biaya untuk pengambilan ijazah. Jadi kalau ada yang belum mengambil, itu lebih karena alasan pribadi masing-masing,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab untuk segera menyerahkan ijazah kepada alumni. Oleh karena itu, pihaknya membuka kesempatan bagi para alumni untuk mengambilnya hingga batas waktu 3 Februari 2025.
“Kami memberikan tenggat waktu agar proses ini bisa selesai dengan cepat. Setelah itu, kami juga akan melaporkan setiap pengambilan ke Dinas Pendidikan melalui KCD Ciamis,” tambahnya.
Sosialisasi Melalui Media Sosial
Untuk memastikan informasi ini sampai ke semua alumni, sekolah juga melakukan sosialisasi melalui berbagai cara, termasuk media sosial dan komunikasi dengan para guru.
BACA JUGA: Warga Keluhkan Genangan Air Bau, Pemkot Lamban
“Kami sudah menyampaikan informasi ini sejak awal, baik lewat guru maupun media sosial. Ini sebagai bukti bahwa sekolah tidak pernah mempersulit alumni dalam mengambil ijazah mereka,” ujarnya.
Ade berharap semua alumni yang masih memiliki ijazah di sekolah segera datang dan mengambilnya. Ia menegaskan bahwa sekolah tidak akan mempersulit, asalkan alumni datang sesuai prosedur.
“Kami mengimbau alumni segera datang ke sekolah. Jangan sampai ijazah tertahan lebih lama karena itu dokumen penting untuk masa depan mereka,” pungkasnya. (Revan, Rizky/infopriangan.com)

