Strategi Kementerian Transmigrasi Dorong Ekonomi Transmigran
infopriangan.com, BERITA NASIONAL. Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyampaikan bahwa Kementerian Transmigrasi akan mengembangkan kawasan transmigrasi dan mendorong transmigran untuk membentuk iklim ekonomi baru, baik sekarang maupun di masa mendatang.
Dalam rapat bersama Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Bappenas Rachmat Pambudy, Iftitah menegaskan pentingnya peningkatan produktivitas ekonomi para transmigran demi mencapai swasembada pangan.
Iftitah juga menjelaskan bahwa kesejahteraan transmigran sangat diutamakan, termasuk dampaknya terhadap masyarakat di sekitar kawasan transmigrasi.
“Kami ingin para transmigran itu sejahtera, begitu juga berdampak baik terhadap masyarakat di sekitarnya, sehingga tidak ada dampak sosial yang terjadi bagi masyarakat sekitarnya,” ujarnya saat rapat berlangsung di Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2024.
Selain fokus ekonomi, Iftitah menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) transmigran melalui pengembangan karakter bangsa dan pendekatan sosial budaya.
Iftitah berharap pendekatan ini akan memberi kontribusi positif bagi kebudayaan nasional serta mendorong pendapatan negara.
“Kami harap para transmigran bisa memberi kontribusi pada khazanah kebudayaan dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iftitah menjelaskan filosofi baru program transmigrasi yang disebutnya sebagai transformasi melalui migrasi, yakni transformasi terlebih dahulu dan migrasi mengikuti.
“Kalau kami interpretasikan kembali Kementerian Transmigrasi itu, trans-nya adalah transformasi, jadi programnya dulu. Lalu migrasi, atau perpindahan orangnya,” jelasnya.
Iftitah juga mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama merumuskan kebijakan transmigrasi yang dapat membangkitkan kejayaan transmigrasi seperti masa lalu.
BACA JUGA: PG Sindanglaut Mulai Dilirik Wisatawan Domestik
Iftitah menambahkan bahwa seleksi calon transmigran akan dilakukan secara ketat. Sesuai arahan dari Bapak Presiden, kami semua tidak mampu berjalan sendiri.
Oleh karena itu, kami perlu berkolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga,” tutupnya.

