Sukendi: Ketua PGRI Harus Punya Visi Jelas Majukan Pendidikan Ciamis
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Tokoh pendidikan Sukendi menyatakan bahwa sosok ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang pantas memimpin ke depan adalah mereka yang memiliki visi yang jelas untuk memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, organisasi sekelas PGRI tidak bisa hanya dijadikan wadah seremonial, melainkan harus menjadi motor penggerak perubahan yang nyata bagi para guru dan peserta didik.
“PGRI adalah rumah besar para pendidik. Ketua yang memimpin harus tahu betul apa yang sedang dihadapi guru di lapangan, dan punya gagasan konkret untuk menjawab tantangan itu,” ujar Sukendi
Sukendi juga menyampaikan, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya terkait fasilitas, tetapi juga menyangkut kompetensi guru, motivasi siswa, serta adaptasi terhadap perkembangan zaman, termasuk teknologi. Karena itu, diperlukan figur pemimpin PGRI yang tidak hanya dikenal, tetapi juga benar-benar paham dan peduli terhadap dunia pendidikan secara menyeluruh.
Sukendi menambahkan bahwa pemimpin PGRI ideal bukan sekadar pengurus organisasi, tetapi juga harus menjadi inspirator dan advokat bagi kepentingan para guru. Ia menekankan pentingnya keberanian dalam menyuarakan kebutuhan anggotanya kepada pemerintah, serta membangun kolaborasi aktif dengan berbagai pihak.
“Kalau hanya duduk di belakang meja dan hadir saat upacara, itu bukan pemimpin. Ketua PGRI harus ada di tengah-tengah guru, mendengarkan, memperjuangkan, dan memberikan solusi,” tegasnya.
Sukendi juga menyoroti perlunya reformasi program kerja PGRI agar lebih berdampak langsung. Menurutnya, pelatihan guru harus lebih sering difasilitasi, kegiatan seminar dan workshop perlu disesuaikan dengan kebutuhan aktual di kelas, serta program advokasi harus ditingkatkan untuk melindungi hak-hak guru.
“Kita perlu pemimpin yang punya visi dan peta jalan yang jelas. Bukan hanya paham jargon pendidikan, tapi tahu bagaimana menerapkannya,” kata Sukendi. Sabtu, (31/05/2025).
Di beberapa kesempatan, Sukendi mengaku sering berdialog dengan guru-guru di pelosok desa. Dari sana, ia mendengar banyak keluhan tentang kurangnya pembinaan, minimnya pelatihan, hingga belum optimalnya peran PGRI dalam memperjuangkan nasib guru honorer.
Salah seorang guru muda dari Kecamatan Banjarsari, mengaku sepakat dengan pandangan Sukendi. Menurutnya, sudah saatnya PGRI dipimpin oleh sosok yang benar-benar membawa angin segar.
BACA JUGA: Warga Protes Lapang Rusak Akibat Proyek Bronjong
“Kami ingin pemimpin yang bisa menyatukan guru dan membawa semangat baru, bukan sekadar nama besar,” ujarnya.
Dengan berbagai dinamika yang terjadi, pernyataan Sukendi mendapat perhatian dari banyak kalangan pendidikan di Ciamis. Ia mengingatkan bahwa pendidikan adalah urusan serius yang menyangkut masa depan anak bangsa, dan PGRI harus menjadi pilar kuat yang menopang perubahan itu.
“Kalau pemimpinnya punya visi jelas, maka organisasi akan bergerak terarah. Dan ketika guru bangkit, maka pendidikan Ciamis akan melesat,” pungkasnya. (Kusamana/infopriangan.com)

