Koncab PGRI Kawali Tegaskan Arah Baru Mutu Guru
- calendar_month Jumat, 5 Des 2025
- visibility 1
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pelaksanaan Konferensi Cabang (Koncab) PGRI Kecamatan Kawali pada Jumat, 5 Desember 2025, menjadi momentum penting bagi arah organisasi guru di wilayah tersebut. Bertempat di Aula Kecamatan Kawali, kegiatan ini mengukuhkan pengurus baru masa bakti XXIII periode 2021–2025, sekaligus menegaskan kembali posisi guru sebagai pilar kemajuan bangsa. Tema yang diangkat, “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat,” menjadi penanda bahwa organisasi ini ingin bergerak lebih fokus pada peningkatan mutu dan kompetensi guru.
Ketua PGRI Kabupaten Ciamis, Drs. Edi Rusyana, M.Pd., yang memimpin langsung prosesi pelantikan, menegaskan bahwa guru bukan sekadar tenaga pendidik, melainkan pembentuk arah masa depan negara. Ia menyampaikan bahwa kemajuan bangsa bergantung pada kualitas guru di lapangan.
“Tema ini harus meresap dalam setiap tindakan kita. Tanpa guru yang bermutu dan hebat, impian Indonesia yang maju dan kuat akan sulit terwujud,” ujar Edi saat memberikan sambutan. Jumat, (05/12/2025).
Pernyataan tersebut menjadi dorongan moral bagi para pengurus baru agar tidak berhenti pada seremoni belaka, tetapi meneruskannya pada langkah nyata.
Usai resmi dilantik, Ketua PGRI Kawali yang baru, Iskandar S.Pd., menyampaikan komitmen tegas di hadapan peserta dan awak media. Ia menuturkan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya akan bekerja secara konsisten untuk mendorong peningkatan kualitas guru di Kawali.
“Saya dan tim akan bekerja tanpa lelah untuk meningkatkan kualitas guru, menjamin hak dan kesejahteraan mereka, sehingga mereka bisa menjadi pilar kekuatan bangsa yang sebenarnya,” kata Iskandar. Komitmen tersebut menjadi harapan baru bagi para anggota PGRI yang selama ini menginginkan perubahan lebih substantif.
Lebih jauh, Iskandar tidak hanya menyampaikan janji, tetapi juga mengungkapkan rencana kerja yang cukup konkret. Pengurus baru berencana menggelar pelatihan peningkatan kompetensi secara berkala, baik dalam bidang akademik maupun keterampilan pendukung. Selain itu, kerja sama dengan sekolah dan pemerintah kecamatan juga akan diperkuat demi memperbaiki fasilitas pendidikan. Jika benar terlaksana, langkah ini diyakini mampu menjawab sebagian besar persoalan yang kerap muncul mulai dari minimnya sarana belajar hingga kebutuhan peningkatan profesionalisme guru.
Dalam sesi pengambilan janji, seluruh pengurus baru menyatakan kesiapan menjalankan amanah organisasi dengan penuh integritas. Momen ini tidak hanya seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa organisasi profesi guru harus memiliki arah gerak yang jelas: memperjuangkan kesejahteraan anggota, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, dan memastikan bahwa setiap keputusan organisasi berpihak pada masa depan peserta didik.
Kendati demikian, dinamika organisasi guru tidak dapat dilepaskan dari tantangan yang lebih besar. Di tengah tuntutan kurikulum yang terus berkembang, kemampuan guru menjalankan pembelajaran yang adaptif menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar. Karena itu, PGRI diharapkan tidak berhenti pada rapat formalitas, melainkan ikut mengawal implementasi kebijakan pendidikan di tingkat kecamatan. Pengurus baru dinilai perlu memastikan bahwa kegiatan pelatihan dan pendampingan tidak hanya terjadwal, tetapi juga tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
BACA JUGA: Apdesi Banjar Putuskan Absen dari Aksi Damai
Semangat kebersamaan yang terlihat selama konferensi menjadi modal awal yang kuat. Melalui komitmen dan program yang direncanakan, PGRI Kawali diharapkan mampu memperkuat peran guru sebagai agen perubahan.
Jika organisasi ini konsisten dan transparan dalam menjalankan tugas, maka tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat” tidak hanya menjadi slogan, tetapi bisa diwujudkan dalam langkah nyata di ruang-ruang kelas Kawali. (Heman)
- Penulis: Dena A Kurnia


Saat ini belum ada komentar