Tak Berkategori

Warga Pangandaran Sulap Ban Bekas Jadi Bernilai Jual

infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Tangan terampil Yanto (42), warga Desa sekaligus Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, mampu mengubah ban motor dan mobil bekas menjadi seperti baru. Lewat teknik ukir ulang, ban yang awalnya gundul kembali memiliki alur dan cengkeraman yang layak pakai.

Yanto sudah menjalani pekerjaan ini selama sekitar 12 tahun. Ia mengaku memulai usaha tersebut dari keisengan, namun kini menjadi sumber penghasilan utama.

“Awalnya coba-coba saja, ternyata banyak yang butuh. Sekarang bisa dapat Rp150 sampai Rp200 ribu per hari,” ungkapnya saat ditemui di tempat usahanya, Rabu (16/07/2025).

Ban bekas yang digunakan ia dapatkan dari bengkel-bengkel sekitar Pangandaran dengan harga antara Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per buah. Setelah itu, ban tersebut diukir kembali menggunakan alat sederhana agar memiliki pola yang menyerupai ban baru.

Yanto menjelaskan, hasil ukiran itu kemudian ia titipkan di beberapa bengkel untuk dijual kembali dengan harga Rp30 ribu per buah. Ia menyebut banyak warga yang tertarik karena harganya jauh lebih murah dibandingkan ban baru.

“Kalau lagi santai dan pikiran enak, saya bisa ukir 20 sampai 30 ban dalam semalam,” katanya.

Meski begitu, Yanto menekankan bahwa ia hanya mengukir ban yang masih layak pakai. Ia tidak akan memproses ban yang sudah terlalu tipis atau terlihat benangnya karena berisiko membahayakan pengendara.

BACA JUGA: Pohon Tumbang di Jalur Kawali Ciamis Lumpuhkan Lalu Lintas

“Yang penting masih aman dipakai. Kalau sudah kelihatan benangnya, saya buang,” ujarnya.

Selain menghasilkan uang, usahanya ini juga membantu mengurangi limbah ban bekas yang sulit terurai. Menurutnya, apa yang dilakukannya bisa menjadi alternatif bagi warga yang sedang kesulitan ekonomi.

“Daripada dibuang, lebih baik dimanfaatkan. Lumayan bantu warga yang lagi butuh ban murah,” tutup Yanto. (KMP/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *