Tembok Penahan Tebing Jembatan Ciloseh Ambrol

infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Curah hujan dan debit air tinggi akhir-akhir ini, menyebabkan tebing penahan tanah dan jembatan di sungai Ciloseh yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat ambrol.

Ambrolnya tanah penahan tebing jembatan tersebut diduga akibat tergerus air dari permukaan jalan yang debitnya cukup besar saat terjadi hujan deras sepanjang sore dan malam Minggu 11 September 2022.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga sekitar lokasi, ambrolnya tebing tanah penahan dinding jembatan terjadi pada Hari Senin 12 September 2022 sekitar pukul 02.00 dini hari.

Warga sekitar lokasi, Iwan Cahyadi (50) menuturkan, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Hari Minggu sore mengakibatkan, terjadinya genangan air dari jalan menuju ke arah sungai.

“Makin malam, air makin besar yang terus mengalir dan jatuh ke aliran sungai Ciloseh yang juga debit airnya sedang besar. Tadi pagi sekitar pukul 02.00 WIB, tanah yang di pinggir jembatan longsor,” ujar Iwan.

Akibat ambrolnya Tebing Penahan Jembatan tersebut, jalan hanya bisa dipakai setengahnya yaitu yang dari arah Kota Tasikmalaya menuju Ciamis.

“Ya tadi sudah ada petugas dari Dishub yang mengatur lalu lintas dimana jembatan hanya bisa dilalui satu arah,” terang Iwan.

Selain tanah penahan tebing yang ambrol, termasuk besi rangka penahan air milik PDAM juga ikut ambruk.

Sementara itu, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya, Wenda Krisnawan membebarkan ambrolnya tanah penahan tebing jembatan Sungai Ciloseh tersebut.

“Ya itu terjadi dini hari tadi akibat tekanan air dari atas yang cukup besar. Juga karena disana ada rangka besi penahan saluran air PDAM yang roboh. Sehingga dinding penahan tanah yang ke sungainya ikut roboh,” kata Wenda.

Untuk penanganannya pihaknya akan  berkoordinasi dengan pihak BBWS Banjar karena sungai Ciloseh kewenangannya ada di BBWS Banjar.

“Sungai Ciloseh merupakan anak Sungai Citanduy yang memang kewenangannya ada di BBWS Citanduy Banjar,” ujarnya.

Untuk sementara, pihaknya juga akan berkoordinasi denga pihak BPBD Kota Tasikmalaya dalam hal penanganan sementara apakah ada dananya atau tidak. “Minimal ada bronjong untuk penahanan sementara,” katanya.

BACA JUGA: Sejumlah Rumah Rusak Diterjang Banjir

Adapun untuk dilalui kendaraan kata Wenda, asal jangan ada kendaraan berat yang lewat diatasnya, jembatan tersebut masih aman untuk dilalui.

“Kita sudah usulkan ke Dishub agar jangan ada kendaraan berat yang lewat, karena dari getarannya itu dianggap berbahaya. Paling kendaraan penumpang biasa saja yang bisa lewat,” pungkasnya. (Aa Fauzy/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan