Tindakan Polda Jabar Sudah Terukur dan Persuasif
infopriangan.com, BERITA GARUT. Dalam mengatasi massa GMBI yang berlangsung Kamis, (27/01/2022) di Polda Jabar, Tindakan preventif yang dilakukan pihak Kepolisian Jawa barat, dinilai aktivis Jawa Barat sudah terukur dan persuasif. Sehingga tidak menimbulkan kekerasan lebih lanjut atau menimbulkan korban. Demikian dikatakan salah seorang aktifis Jawa barat, Hasanudin. Jumat (28/1/22).
Hasanudin menyampaikan apresiasi kepada Polda Jabar, baik Kapolda maupun petugas kepolisian di lapangan. Dia berharap, pihak Polda Jawa Barat bisa melakukan upaya terukur lainnya pasca terjadinya situasi tak terkendali. yakni melalui upaya pembinaan.
Langkah pembinaan sangat perlu dilakukan dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Karena bagaimanapun, sepengetahuan Hasanuddin, GMBI juga adalah mitra dari Kepolisian.
Diharapkan kedepan, kritik masyarakat dan pengelolaan lapangannya bisa berlangsung secara tertib. Begitu juga pesan yang disampaikan, dapat ditindaklanjuti secara serius, ucap pendiri LBH Padjajaran itu.
Apa yang terjadi di lapangan, ujar Hasanudin, merupakan bagian dari perlunya pembinaan dan tidak harus dilakukan melalui pendekatan hukum.
BACA JUGA: Bupati Ciamis Hadiri Milad Baznas Ciamis
Menurut Hasanudin, dia mengenal baik tokoh dan Ketua GMBI, Fauzan dan Saudara Ganda Permana Ketua GMBI Garut. Tidak mungkin mereka berpikir apalagi memerintahkan massanya untuk berbuat tindakan anarkhis. Bukankah GMBI merupakan mitra Polda Jawa Barat, tandasnya.
Hasanuddin berpendapat terjadinya demo anarkis itu lantaran salah pengertian atau miskomunikasi antara GMBI dan Polda Jabar. Oleh karenanya, kata dia, sebaiknya Polda mempertimbangkan untuk membina para demonstran tersebut, dan memulangkan mereka kepada keluarganya masing-masing. (Yayat R/IP)
