Tujuh Jenis Sasaran Pelanggaran di Operasi Patuh Lodaya

infopringan.com, BERITA PANGANDARAN. Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat mengatakan, Operasi Patuh Lodaya itu ada tujuh sasaran, beberapa diantaranya tidak menggunakan helm SNI, anak dibawah umur menggunakan kendaraan, menggunakan telpon saat berkendara, bonceng tiga saat berkendara, kenalpot brong, melawan arus dan kelengkapan surat.

“Itu semua akan kita tindak,” kata Hidayat saat diwawancarai sejumlah wartawan di Polres Pangandaran, Senin 10 Juli 2023.

Penindakan dilakukan dengan ETLE Mobile dab Satatis, dengan bantuan personil TNI, Dishub, dan Pol PP. Kalau dari Polres Pangandaran sendiri ada 39 personil.

Kata dia, pihaknya akan mengedepankan edukasi tertib lalu lintas kepada masyarakat Kabupaten Pangandaran, karena sampai saat ini, kesadaran mereka masih sangat rendah.

“Kalau pagi-pagi saat masih ada petugas, ia patuh, tapi masuk ke siang dan sore, bisa dilihat sendiri, sementara petugas kita masih terbatas,” ucapnya.

Namun dalam keterbatasan personil yang ada, pihaknya tetap mengoptimalkan penertiban lalu lintas.

“Sehingga masyarakat ini patuh, terutama setelah Operasi Patuh Lodaya Ini,” jelasnya.

Dia mengatakan, masyarakat Pangandaran yang patuh sudah mencapai 75 persen.

“Warga Pangandaran patuh pada pagi hari saja,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, bahwa penilaian itu dilakukan secara kasat mata, dimana masyarakat yang melanggar lalu lintas masih berkeliaran.

Ia berharap masyarakat Pangandaran bisa lebih sadar dan patuh berlalulintas. Minimal pakai helm.

BACA JUGA: Bupati Ciamis Menerima Penghargaan Dari HAPMI

Sementara itu, Kasatlantas Polres Pangandaran AKP Asep Nugraha mengatakan, pihaknya selalu memberi imbauan kepada masayarakat untuk patu berlalu lintas.

“Kita juga melakukan pendekatan kepada kelompok masyarakat, untuk mensosialisasikannnya,” ujarnya. (Iwan mulyadi/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan