Vidcon Hanpangan Dengan Wapres  Dihadiri Forkopimda dan SKPD

infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Video Converence (Vidcon) Gerakan Nasional Ketahanan Pangan (Hanpangan) Jajaran TNI Tahun 2023 dengan Wakil Presiden RI dihadiri Forkopimda dan SKPD Kabupaten Pangandaran dan Kelompok Petani.

Acara Vicom berlangganan di Desa Limusgede, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Rabu , (01/10/2023).

Dansubsatgas Hanpangan Kostrad wilayah Cimerak Kapten Inf Edy Riwanto mengatakan, Kostrad wilayah Cimerak Kabupaten Pangandaran laksanakan Vidcon Gerakan Nasional Ketahanan Pangan dalam rangka memperingati HUT Ke 78 TNI yang berpusat di Korem 051/Wijayakarta di Bekasi.

“Kegiatan daring diikuti 384 titik di seluruh Indonesia. Kami Kostrad memiliki program ketahanan pangan yang berada di Desa Limusgede, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran. Sehingga kami mengundang unsur setempat diantaranya Forkopimda, Muspika dan Kelompok Tani untuk mengikuti Vidcon daring yang dipimpin Wakil presiden (Wapres) Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin dan Panglima TNI,”  kata Edy.

Edy juga mengatakan, untuk program ketahanan pangan Kostrad wilayah Cimerak yaitu komoditinya jagung, singkong dan jahe.

“Kami sudah panen jagung sekali di pertengahan 2023, kami memulai penanaman di bawah pohon kelapa dengan hasil per hektare mencapai lima ton bonggol,”  tambah Edy.

Lanjut Edy, setelah panen pertama, pihaknya melakukan komoditi ke dua dengan menanam jagung seluas 20 hektare. Sedangkan untuk penanaman singkong seluas tiga hektare dan jahe seluas dua hektare.

“Dalam penanaman sekarang ada kendala kekeringan karena musim kemarau panjang, tetapi kami bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran sehingga kami mencoba mengatasi terutama kebutuhan air dengan cara membangun damparit dan juga pembenahan saluran saluran air untuk dilaksanakan perairan ke lahan yang sudah kita garap,” tuturnya.

Meskipun musim kemarau panjang, kata Edi program ketahanan pangan di Kostrad wilayah Cimerak terus berjalan.

“Seperti pembukaan lahan, pengolahan ataupun penanaman. Memang di mesim kemarau ini yang menjadi kendala itu air, karena sangat berpengaruh di area lagan garapan, namun kami tetap menjalankan dan airnya itu melalui damparit yang sudah kita buat,” ucap dia.

BACA JUGA: Caleg DPR RI Miranti dan Ketua IPK Hadiri Milangkala IPK ke-4 di Kabupaten Ciamis

Selanjutnya, untuk penggarap di ketahanan pangan Kostrad wilayah Cimerak itu seluruhnya bekerjasama dengan kelompok tani binaan Kostrad dan sudah ia arahkan sebagaimana aturan yang ada di lapangan.

“Kelompok tani binaan Kostrad itu menjalankan kerja sebagaimana aturan yang ada di lapangan. Mereka melaksanakan dari mulai pembukaan lahan, pengolahan, penanaman, perawatan dan pemupukan sampai dengan panen,” pungkasnya. (QMP/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan