Wabup Garut Kunjungi Ibu Ditandu Saat Melahirkan Viral
infopriangan.com, BERITA GARUT. Kisah seorang ibu muda di Kabupaten Garut yang harus ditandu menuju Puskesmas saat hendak melahirkan sempat menghebohkan jagat media sosial. Peristiwa itu terjadi di Kampung Citamiang, Desa Cikondang, Kecamatan Cisompet, dan dialami oleh Ny. Ida, istri dari Hendar. Video perjuangan warga yang menandu Ida sejauh delapan kilometer menuju Puskesmas Cisompet menarik perhatian publik karena memperlihatkan betapa sulitnya akses warga di pelosok daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar.
Dari keterangan warga, saat kejadian cuaca tengah buruk. “Seharian hujan deras, jalannya becek dan berlumpur. Motor pun tidak bisa lewat,” tutur salah seorang warga yang ikut membantu. Dalam situasi itu, warga berinisiatif menandu Ida dengan menggunakan dua batang bambu dan kain sarung. Dengan segala keterbatasan, mereka bergantian memikul tandu melintasi jalan terjal dan licin demi keselamatan ibu dan bayinya.
Setelah menempuh perjalanan panjang dan penuh perjuangan, akhirnya Ida tiba di Puskesmas Cisompet dengan selamat. Ida pun melahirkan bayi perempuan dalam kondisi sehat yang diberi nama Rissa. Momen tersebut menjadi bukti nyata kepedulian dan solidaritas warga desa yang tinggi, meski hidup dalam keterbatasan.
Kisah Ida kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan sampai ke telinga Wakil Bupati Garut, Hj. Putri Karlina. Tidak lama setelah itu, Putri Karlina memutuskan untuk datang langsung melihat kondisi warga Citamiang. Pada Rabu (8/10/2025), Wabup bersama rombongan menempuh perjalanan ke kampung terpencil tersebut.
“Alhamdulillah, saya diberi kesempatan untuk datang dan bersilaturahmi dengan warga di sini,” ujar Putri Karlina saat tiba di rumah Ida.
Dalam kunjungan itu, Putri menyampaikan rasa haru dan bangganya kepada warga yang saling membantu dalam kondisi sulit. Ia juga menanyakan kondisi kesehatan Ida serta bayi yang baru lahir. “Bagaimana kabar bayi dan ibunya sekarang? Semoga sehat selalu,” ucapnya lembut kepada Ida.
Warga Citamiang menyambut kedatangan Wabup dengan penuh harap. Mereka berharap kunjungan tersebut menjadi awal dari perhatian nyata pemerintah terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka.
“Semoga saja Ibu Wabup bisa membantu memperbaiki jalan ke kampung kami. Kalau musim hujan begini, jalannya seperti sawah, susah dilewati,” ujar Ny. Lilis, salah seorang warga.
Sementara itu, Ade Rohmat, tokoh masyarakat setempat, menuturkan bahwa jalan menuju Citamiang sebenarnya sudah lama rusak dan pernah dikunjungi oleh sejumlah pejabat daerah.
BACA JUGA: Nusron Wahid Tekankan Tanggung Jawab Legalisasi Tanah
“Dulu Bupati Rudi Gunawan dan Wabup Helmi Budiman juga pernah lewat sini. Tapi kondisinya masih tetap seperti ini,” kata Ade.
Menurutnya, jalan tersebut sangat penting bagi warga karena menjadi satu-satunya akses menuju sekolah, pasar, dan fasilitas kesehatan.
“Kalau musim kemarau mungkin masih bisa lewat motor, tapi kalau hujan, lumpurnya tebal sekali. Kadang sampai dorong motor rame-rame,” ungkapnya.
Kunjungan Wabup Putri Karlina memberi secercah harapan bagi warga Citamiang. Mereka berharap pemerintah daerah bisa segera menindaklanjuti dengan langkah nyata, terutama memperbaiki akses jalan agar masyarakat tidak lagi kesulitan saat membutuhkan layanan kesehatan. Kisah Ida bukan sekadar viral di media sosial, tetapi menjadi pengingat pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. (Liklik)

