Warga Banjaranyar Butuhkan Tiang Listrik PLN

infopriangan.com, BERITA CIAMIS.  Warga di Desa Karyamukti, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat saat ini membutuhkan adanya pemasangan tiang listrik di beberapa wilayah di desa tersebut.

Hal tersebut karena selama ini warga mengeluh akibat tidak adanya tiang listrik di beberapa titik. Sehingga keberadaan kabel listrik sering mengganggu aktivitas warga di lingkungan itu.

Kepala Desa Karyamukti, Andri Suwandi mengatakan, sampai saat ini pihaknya sudah memberikan pemberitahuan kepada pihak PLN mengenai adanya keluhan dari warga tersebut. Baik secara lisan maupun tulisan perihal meminta adanya pemasangan tiang listrik.

“Memang dulu sempat ada petugas PLN yang mengecek kesini, namun sampai saat ini belum ada realisasi apapun mengenai adanya permintaan warga itu,” jelasnya.

Lanjut Andri, saat ini ada beberapa titik wilayah di Karyamukti yang membutuhkan tiang listrik. Diantaranya Blok Batu Dusun Karanganyar, dan juga Blok Karang Jambe di Dusun Pabuaran. Sedangkan di wilayah itu hanya ada satu buah tiang listrik yang jaraknya sekitar 300 meter, itu pun titiknya di perbatasan kecamatan.

Andri mengatakan, sampai saat ini masyarakat masih tetap menunggu adanya pemasangan  tiang listrik yang dilakukan oleh pihak PLN. Bahkan permintaan warga sekitar tidak muluk-muluk jika nantinya pemasangan dilakukan dengan menggunakan bambu.

“Namun itu harus dilakukan oleh yang ahli dalam hal ini yaitu pihak PLN. Karena jika yang melakukannya warga, kami khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Andri menambahkan, sampai detik ini warga selalu berinisiatif untuk memperbaiki kabel listrik tersebut jika mengambai hingga hampir jatuh ke tanah dengan mengkaitkannya ke pepohonan.

“Hal itu dikhawatirkan jika kabel tersebut nantinya dijadikan mainan oleh anak-anak kecil. Maka kami berharap kepada pihak PLN untuk segera turun untuk membantu masyarakat kami,” pungkasnya.

BACA JUGA: Kapolres Banjar Cek Kendaraan Dinas Polres Banjar

Sementara itu, petugas PLN Banjarsari, Cecep mengatakan, pihaknya belum mengetahui adanya laporan tersebut. Baik dari masyarakat atau pemerintahan desa terkait adanya keluhan tersebut.

“Namun saat ini kami akan mengecek dulu, barangkali laporan tersebut ke PLN Banjar. Namun kami saat ini juga akan turun ke lapangan melihat situasinya,” pungkasnya. (Rizky/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan