Warga Banjarsari Luapkan Kekecewaan Dimedsos

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Warga Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis meluapkan kekecewaan mereka terhadap Anggota DPRD di dapil V dalam sebuah cuitan di media sosial.

Mereka di anggap kurang peduli terhadap masyarakat dalam usaha pencegahan covid 19 di wilayah tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh salah seorang warga, pengguna media sosial facebook bernama “Cemoy Sunda Wibawa”.

Cuitan itu meluapkan rasa kekecewaan nya terhadap para wakil rakyat daerah dalam sebuah tulisan di status akun facebooknya.

Pada status tersebut, sang pemilik akun  bernama “Cemoy Sunda Wibawa” menuliskan “Davil V, Kecamatan Banjaranyar, Banjarsari, Purwadadi dan Lakbok, dulu lagi musim pileg para caleg antusias turun ke bawah, seolah sangat perhatian terhadap masyarakat. Sekarang musim Corona masyarakat butuh perhatian kalian. wahai yang terlilih…coba yang tahu absen siapa aja dewan terpilih dari davil V” ungkap sang penulis.

Tidak hanya itu, pada cuitan itu, ternyata banyak mengundang berbagai macam komentar dari pengguna facebook lain.

Sementara ketika di hubungi melalui sambungan WhatsApp, Selasa, 31/03/2020), Cemoy sang pemilik akun mengatakan, dirinya membenarkan jika status di akun facebook nya tersebut di tulis oleh diri nya sendiri. Hal tersebut dilakukan sebagai ungkapan hati serta kekecewaan terhadap para anggota DPRD di dapil V yang seolah-olah menutup mata dengan kondisi masyarakat saat ini menghadapi pandemi covid 19.

“Saat ini masyatakat membutuhkan perhatian para anggota dewan di tengah pandemi covid 19. Setidaknya jangan hanya mengharapkan dukungan suara saja mereka turun dan memberikan perhatian kepada masyarakat. Namun ketika posisi seperti ini mereka harus lebih intens lagi  memperhatikan masyarakat,” tegas Cemoy.

Cemoy berharap Para Anggota DPRD yang berada di dapil V bisa memberikan bantuan serta turun langsung kepada masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian mereka di tengah  kegentingan akan Virus Corona.

Karena menhrutnyw hanya baru beberapa anggota DPRD saja yang langsung terjun ke masyarakat.

“Contohnya mereka memberikan masker, serta hand sanitizer, atau memberikan cairan disinfektan kepada masyarakat secara cuma-cuma. Seperti halnya dulu ketika mereka membagi bagikan kaos atau kalender guna mencari dukungan dari masyatakat,” ungkapnya. (Rizki/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan