Warga Keluhkan Jalan Rusak Penghubung Desa
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Akses jalan menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat. Di Desa Sindangbarang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, ruas jalan penghubung antarwilayah mengalami kerusakan yang cukup mengganggu aktivitas warga. Jalan tersebut menghubungkan Desa Sindangbarang dengan dua desa lainnya dan menjadi jalur penting bagi kendaraan yang melintas setiap hari.
Kerusakan yang terjadi membuat kondisi jalan tidak nyaman untuk dilalui, terutama oleh kendaraan roda dua dan roda empat yang hendak melintasi jalur tersebut menuju desa-desa tetangga. Warga menilai, jika tidak segera diperbaiki, situasi ini bisa berdampak lebih luas, terutama pada saat lonjakan arus kendaraan saat mudik Lebaran.
Menyikapi hal ini, warga bersama aparat Desa Sindangbarang bergerak cepat. Tanpa menunggu bantuan dari pemerintah daerah, mereka memutuskan untuk melakukan kerja bakti secara swadaya. Kegiatan dimulai pada Rabu, 9 April 2025, dan hingga saat ini masih berlangsung dengan sistem giliran atau rolling.
Pj. Kepala Desa Sindangbarang, Edi, mengatakan bahwa kondisi jalan tersebut memang sudah lama menjadi perhatian masyarakat. Karena merupakan akses vital, kata dia, perbaikannya tidak bisa ditunda lebih lama lagi.
“Kami sangat peduli dengan akses jalan ini karena merupakan jalur utama warga. Jika dibiarkan rusak terus-menerus, akan menyulitkan aktivitas masyarakat, apalagi menjelang musim mudik seperti sekarang,” ujar Edi saat ditemui di sela-sela kegiatan kerja bakti.
Ia menambahkan bahwa inisiatif warga untuk melakukan kerja bakti patut diapresiasi. Meski tanpa anggaran resmi, semangat gotong royong yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi kekuatan utama dalam proses perbaikan jalan ini.
“Kami tidak bisa hanya menunggu bantuan dari atas. Kalau warga sudah bergerak, kami sebagai aparat desa wajib mendukung dan terlibat langsung,” ujarnya. Minggu, (13/04/2025).
Kerja bakti dilakukan secara bertahap. Warga dari tiap dusun dijadwalkan secara bergiliran untuk turun ke lokasi. Beberapa membawa peralatan seadanya, sementara yang lain membantu mengangkut material seperti batu, pasir, dan semen hasil urunan warga.
Menurut Edi, keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kekompakan antara masyarakat dan pemerintah desa. Ia berharap semangat seperti ini terus terjaga dan bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain.
Salah seorang warga yang ikut serta dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa perbaikan jalan ini sudah lama diharapkan. “Alhamdulillah, akhirnya jalan mulai diperbaiki. Kami senang karena jalur ini memang penting sekali, terutama buat kami yang setiap hari bekerja ke luar desa,” ujar Asep, warga Dusun Cibogo.
Asep juga menyampaikan bahwa warga sangat antusias karena merasa dilibatkan dan didengar aspirasinya. “Kalau nunggu bantuan resmi, kadang bisa lama. Jadi lebih baik kita bergerak dulu, yang penting jalan bisa kembali layak pakai,” katanya.
Di tengah keterbatasan anggaran dan dukungan dari pemerintah kabupaten, aksi swadaya warga ini menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat masih menjadi tulang punggung pembangunan di tingkat desa. Namun begitu, kondisi ini juga menggarisbawahi pentingnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
BACA JUGA: Bupati Herdiat Hadiri Halal Bihalal PGRI Ciamis 2025
Kerja bakti yang dilakukan warga Sindangbarang menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan kepentingan bersama masih sangat kuat di tengah masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa sinergi antara warga dan aparat desa dapat mendorong perubahan nyata, bahkan di tengah keterbatasan.
Pemerintah kabupaten diharapkan tidak tinggal diam melihat inisiatif warga seperti ini. Peran aktif pemerintah tetap dibutuhkan untuk memastikan pembangunan desa berjalan secara berkelanjutan dan merata. Semangat gotong royong boleh jadi fondasi, tapi dukungan nyata dari atas tetap penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan. (Ipan/infopriangan.com)

