DPMD Ciamis Raih Penghargaan Terbaik se-Wilayah Kerja KPPN Tasikmalaya
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ciamis menutup tahun 2025 dengan capaian membanggakan. Lembaga yang memiliki peran strategis dalam pembinaan desa tersebut dinobatkan sebagai peraih peringkat pertama kategori Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa se-Wilayah Kerja KPPN Tasikmalaya. Penghargaan itu diserahkan dalam rangkaian kegiatan Tasikmalaya Treasury Award 2025, yang menjadi ajang apresiasi tahunan bagi pemerintah daerah dan instansi yang dinilai unggul dalam tata kelola Dana Transfer ke Daerah (TKD).
Informasi mengenai undangan kegiatan forum Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kinerja Penyaluran TKD Tahun Anggaran 2025 sebelumnya telah disampaikan secara resmi oleh KPPN Tasikmalaya. KPPN mengundang sejumlah pimpinan perangkat daerah untuk hadir pada Selasa, 30 Desember 2025, di Auditorium Lantai III Gedung Rektorat Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya. Forum itu bertujuan mengevaluasi capaian kinerja penyaluran TKD, termasuk di dalamnya penyaluran Dana Desa, KUR, dan UMi, sekaligus pemberian penghargaan kepada instansi berprestasi.
Kepala KPPN Tasikmalaya menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas daerah.
“Ini bukan sekadar ajang seremoni. Tapi ruang belajar bersama, agar pengelolaan dana publik makin transparan, cepat, dan tepat sasaran,” ujarnya dalam salah satu sesi sebelumnya. Ia juga mengingatkan bahwa seluruh layanan KPPN tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun, sebagai bagian dari komitmen integritas menuju wilayah birokrasi bersih dan melayani.
Keberhasilan DPMD Ciamis meraih peringkat pertama tidak datang secara instan. Dalam setahun terakhir, DPMD melakukan pendampingan intensif ke 258 desa, memperketat sistem monitoring realisasi anggaran, serta mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi digital untuk pelaporan dana desa. DPMD juga menggelar bimbingan teknis rutin bagi aparatur desa, terutama dalam penyusunan APBDes, penatausahaan, hingga pelaporan berbasis Siskeudes dan platform perbendaharaan lainnya.
Kepala DPMD Kabupaten Ciamis, Asep Khalid Fajari, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan itu. Ia menilai prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara dinas, pemerintah desa, serta para pendamping desa di lapangan.
“Kami bersyukur, alhamdulillah. Mudah-mudahan ini jadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi, dan semangat terus untuk semua,” ucapnya saat dikonfirmasi. Selasa, (30/12/2025).
Asep juga menekankan bahwa tantangan pengelolaan Dana Desa semakin dinamis, sehingga perlu peningkatan kapasitas aparatur desa secara berkelanjutan. Ia berharap desa tidak hanya cepat dalam menyerap anggaran, tetapi juga berkualitas dalam pemanfaatannya.
“Penyerapan itu penting, tapi kebermanfaatannya jauh lebih penting. Dana desa harus terasa dampaknya untuk masyarakat, bukan hanya laporan di kertas,” tegasnya.
Ucapan selamat dan apresiasi juga datang dari berbagai pihak. Salah satunya dari Asep Khalid Fajari sendiri yang menyampaikan harapan agar capaian itu menjadi pemantik perbaikan.
Di sisi lain, pendamping desa wilayah Ciamis menyebut bahwa kunci keberhasilan daerah tersebut terletak pada sinergi yang solid dan komunikasi yang responsif antara dinas dan desa. Seorang koordinator pendamping desa mengatakan, “Kalau ada kendala, DPMD cepat turun. Tidak menunggu ramai. Itu yang bikin desa merasa dikawal, bukan diawasi.”
BACA JUGA: SMKN 1 Cijulang Gelar Pameran PKK, “Siswa Belajar Wirausaha Nyata”
Secara edukatif, penghargaan ini memberi pesan penting bagi daerah lain, bahwa pengelolaan dana publik yang baik tidak hanya soal memenuhi regulasi, tetapi juga membangun sistem pendampingan, literasi anggaran, serta budaya integritas. Ciamis, lewat DPMD, membuktikan bahwa desa-desa yang dikawal dengan manajemen yang tepat dapat menjadi ujung tombak pembangunan yang efektif dan akuntabel.
Menjelang 2026, Asep menutup dengan pesan optimistis.
“Perjalanan masih panjang. Tapi kami siap melangkah lebih cepat, lebih rapi, dan lebih berdampak,” ujarnya. Dengan penghargaan sebagai pelecut, DPMD Ciamis diharapkan mampu menjaga konsistensi, memperluas inovasi, dan terus menguatkan desa sebagai fondasi kemajuan daerah. (Dena A Kurnia)

