Berita Nasional

Menteri ATR BPN Minta BPN Lampung Ubah Pola Kerja

infopriangan.com, BERITA NASIONAL. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Lampung agar mempercepat pelaksanaan Reforma Agraria. Dalam kunjungannya ke Lampung pada Selasa (29/7/2025), ia menekankan pentingnya perubahan pola kerja agar tidak lagi bersifat pasif dan menunggu masyarakat datang mengurus tanah.

“Kita tidak bisa lagi pakai pola kerja lama. Jangan hanya duduk di kantor, menunggu orang datang, lalu selesai. Pola pikir ini harus diubah,” tegas Menteri Nusron saat memberi pengarahan di Kanwil BPN Lampung.

IMG-20260217-WA0014

Menurutnya, jajaran BPN di Lampung harus lebih aktif, terutama dalam pemetaan dan pemanfaatan lahan yang hingga kini belum terdaftar. Ia menyebut bahwa pekerjaan rumah besar masih menanti, salah satunya adalah menelusuri status kepemilikan tanah, termasuk yang belum diketahui pemiliknya, belum dikuasai, atau masih berstatus tanah negara.

“Kalau kita diam, tidak akan ada perubahan. Saya minta seluruh Kepala Kantor Wilayah, Kepala Bidang, hingga Kakantah (Kepala Kantor Pertanahan) aktif turun ke lapangan, analisis status tanah di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Nusron juga mendorong pemanfaatan teknologi terkini, seperti data satelit dan sistem tematik yang telah dimiliki BPN, guna mendukung percepatan reforma agraria. Ia menyampaikan bahwa data yang akurat sangat krusial dalam menarik minat investasi dan memastikan lahan-lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Investor harus diarahkan. Tidak boleh ada tanah nganggur. Kalau memang tidak ada bukti kepemilikan, segera daftarkan. Jangan tunggu bola. Basis data disiapkan, sistem analitik dipakai. Investor datang kalau data tersedia dan jelas,” katanya dengan nada serius.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kanwil BPN Provinsi Lampung, Hasan Basri Natamenggala, menyampaikan sejumlah laporan kinerja. Ia memaparkan progres sertipikasi tanah wakaf, penertiban tanah telantar, hingga capaian realisasi anggaran tahun 2025 yang disebutnya telah memenuhi target.

Menteri Nusron mengapresiasi capaian yang telah diraih, namun tetap menekankan bahwa perubahan kultur kerja lebih penting daripada sekadar mengejar angka. Ia menilai, kerja BPN harus berdampak nyata bagi masyarakat dan membuka peluang ekonomi bagi daerah.

Selain memberi arahan, dalam lawatannya itu, Menteri ATR/BPN juga meresmikan tiga gedung baru Kantor Pertanahan, masing-masing di Kabupaten Pesisir Barat, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji. Peresmian dilakukan secara simbolis melalui penandatanganan prasasti.

BACA JUGA: Warga Kertahayu Pertanyakan Laptop Program Desa

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Penasihat Utama Bidang Hukum dan Peraturan Perundang-undangan ATR/BPN Jhoni Ginting, Kepala Biro Humas dan Protokol ATR/BPN Harison Mocodompis, serta seluruh jajaran Kanwil BPN Lampung dan para Kakantah se-Lampung.

Dengan kunjungan ini, diharapkan seluruh jajaran ATR/BPN di daerah, khususnya Lampung, bisa lebih proaktif dalam menjalankan program reforma agraria secara menyeluruh dan berkelanjutan. Menteri Nusron menegaskan bahwa percepatan ini bukan sekadar instruksi pusat, tapi merupakan bagian dari komitmen besar pemerintah untuk mewujudkan keadilan agraria bagi seluruh rakyat Indonesia. (Redaksi)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan