Bupati Ciamis Mulai Tarling, Rajadesa Jadi Lokasi

infopriangan.com, ADVERTORIAL . Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, kembali melaksanakan program Tarawih Keliling (Tarling) sebagai bagian dari agenda Safari Ramadhan 2025. Pada Kamis malam (06/03/2025), Kecamatan Rajadesa menjadi lokasi pertama yang dikunjungi, dengan Masjid Jami Al Kautsar di Desa Sirnabaya sebagai titik pelaksanaan.

Kehadiran Bupati dan rombongan disambut dengan antusias oleh warga. Bagi masyarakat Rajadesa, Tarling bukan sekadar momen ibadah berjamaah, tetapi juga kesempatan untuk bertemu langsung dengan kepala daerah mereka. Tahun ini, Tarling memiliki makna khusus karena merupakan kegiatan pertama Bupati Herdiat setelah dilantik kembali untuk periode kedua.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban tidak akan disia-siakan.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Saya akan bekerja keras demi kemajuan Ciamis,” ujarnya.

Bupati juga menyoroti besarnya dukungan yang diberikan warga Rajadesa dalam Pilkada lalu. Kecamatan ini menjadi salah satu basis suara terbesar, dengan perolehan mencapai 94 persen. Ia mengakui bahwa dukungan tersebut menjadi motivasi besar baginya untuk terus mengabdi dengan penuh dedikasi.

Meski kembali terpilih, Bupati Herdiat kini harus menjalankan tugas tanpa kehadiran wakil bupati. Ia meminta doa dari masyarakat agar tetap diberikan kekuatan dalam memimpin Ciamis ke depan.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak warga untuk bersama-sama mendoakan almarhum Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra, yang telah berpulang beberapa waktu lalu.

“Mari kita panjatkan doa untuk almarhum Yana D Putra, semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya,” ucapnya dengan suara penuh haru.

Selain melaksanakan ibadah, Bupati Herdiat juga membagikan berbagai bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian di bulan suci Ramadhan. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, insentif untuk ketua RT/RW, guru DTA dan TPA, imam masjid, serta sejumlah bantuan lainnya.

Pembagian bantuan ini sudah menjadi tradisi dalam setiap kegiatan Tarling. Selain mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, program ini juga diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.

Bupati Herdiat menegaskan bahwa kegiatan Tarling bukan sekadar ajang seremonial, tetapi juga sarana komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat. Ia ingin memastikan bahwa kebijakan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.

“Kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk tarawih bersama, tetapi juga untuk memastikan bahwa program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Salah satu warga Rajadesa, Asep (45), mengungkapkan rasa bangganya karena kampung halamannya menjadi lokasi pertama Tarling tahun ini. Ia menilai kegiatan ini sangat positif karena mempererat hubungan antara pemimpin dan rakyat.

“Jarang ada kesempatan seperti ini. Bisa bertemu langsung dengan Bupati, berbicara, bahkan menyampaikan keluhan. Ini menunjukkan bahwa beliau memang pemimpin yang dekat dengan rakyat,” tuturnya.

Masyarakat berharap program Tarling terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang tidak hanya dilaksanakan di pusat kota, tetapi juga di pelosok desa. Mereka menilai kehadiran langsung pemimpin di tengah masyarakat adalah bentuk kepedulian nyata yang tidak hanya terwujud dalam janji, tetapi juga dalam aksi.

BACA JUGA: Polres Banjar Berbagi Takjil di Pataruman Banjar

Dengan semangat kebersamaan, Bupati Herdiat menutup sambutannya dengan harapan agar Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Ciamis. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus menjaga persatuan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Kebersamaan adalah kunci kemajuan. Mari kita terus bersatu, bekerja bersama, dan membangun Ciamis yang lebih baik,” pungkasnya.

Dengan dimulainya agenda Tarling ini, diharapkan hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin erat. Safari Ramadhan bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga cerminan komitmen pemimpin dalam mendekatkan diri kepada rakyatnya. (Redaksi/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan