Ciamis Apresiasi Program Keluarga dan KB Lestari

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis memberikan apresiasi kepada para pelaksana program Bangga Kencana serta Akseptor KB Lestari Terbaik dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional ke-32 dan Hari Anak Nasional ke-41 tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Stikes Muhammadiyah Ciamis. Rabu, (30/07/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis, serta perwakilan dari Forum Generasi Berencana (GenRe).

IMG-20260217-WA0014

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap program Bangga Kencana dan dedikasi para Akseptor KB Lestari. Ia menilai keberhasilan program ini menjadi bukti nyata peran keluarga dalam membangun masa depan bangsa yang lebih baik.

Namun, Herdiat juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi sosial yang saat ini terjadi di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, meskipun Ciamis dikenal sebagai kabupaten yang religius, berbagai kasus asusila dan kekerasan dalam rumah tangga justru kian marak.

“Kita sangat prihatin, bagaimana bisa anak usia dini yang masih duduk di kelas lima SD sudah hamil, atau seorang ayah kandung yang memperkosa anaknya sendiri, bahkan ada ibu yang mencabuli anaknya. Ini kondisi yang sungguh memprihatinkan,” ujar Herdiat.

Herdiat menegaskan bahwa akar dari berbagai persoalan tersebut adalah lemahnya peran keluarga dalam mendidik dan membina anak-anak.

“Jika keluarga baik, insya Allah anak-anaknya pun akan tumbuh menjadi pribadi yang baik. Tapi jika keluarga tidak berfungsi sebagaimana mestinya, tentu dampaknya akan terlihat pada perilaku anak-anak,” imbuhnya.

Herdiat juga menekankan bahwa permasalahan moral dan kekerasan dalam rumah tangga tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah daerah. Semua pihak, lanjutnya, harus bekerja sama dalam mendidik dan mengawasi generasi muda.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Harus ada sinergi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan seluruh unsur lainnya untuk membina anak-anak ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan pandangannya mengenai visi Indonesia Emas 2045. Ia menyebut bahwa keberhasilan bukan hanya dilihat dari aspek fisik seperti pencegahan stunting, tetapi juga dari pembentukan mental dan akhlak.

“Zero stunting tidak menjamin anak-anak kita memiliki akhlak mulia. Yang utama adalah bagaimana kita membentuk karakter mereka sejak dini,” kata Herdiat.

Sebagai bentuk komitmen, Herdiat berencana menghadirkan ruang koordinasi antara kepala desa, kepala sekolah, dan pondok pesantren untuk memperkuat peran pembinaan generasi muda.

“Saya ingin dalam waktu dekat ini ada ruang koordinasi agar semua pihak bisa berperan aktif dalam pembinaan moral anak-anak kita. Kita tidak bisa mendidik mereka sendirian,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Ciamis mengajak seluruh masyarakat untuk tetap optimis dan semangat dalam menjalankan peran sebagai pendidik di lingkungan keluarga.

BACA JUGA: Hartono Soekwanto Dinilai Layak Jadi Duta Koi Indonesia

“Mari kita bersama-sama menciptakan generasi Ciamis yang sholeh, sholehah, dan berakhlak mulia. Karena dari keluarga yang kuat, akan lahir bangsa yang kuat pula,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap dapat membangun kesadaran bersama tentang pentingnya keluarga sebagai pondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. (Sari)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan