Dua Pesilat MTsN 13 Ciamis Sumbang Emas di Jakarta
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dua pesilat muda dari MTsN 13 Kabupaten Ciamis, Jihan Nur Azizah dan Aisya Azzahra Jamhari, menjadi sorotan pada gelaran Jakarta Arisaka Championship 2025. Keduanya dinyatakan berhasil membawa pulang dua medali emas, yang turut menyumbang bagian dari total 16 prestasi yang diraih kontingen Ciamis. Panitia menyebut capaian ini sebagai salah satu pencapaian daerah terbaik pada kategori pelajar tahun ini.
Kepala MTsN 13 Ciamis, Elis Darliah, mengungkapkan rasa harunya atas prestasi dua siswinya tersebut. Ia mengatakan bahwa Jihan dan Aisya bukan hanya berprestasi dalam dunia pencak silat, tetapi juga menunjukkan sikap disiplin dan kerajinan di sekolah.
“Azizah dan Aisya itu anak-anak yang rajin. Mereka tidak hanya hebat saat tanding, tapi juga gigih saat berlatih,” ujar Elis. Menurutnya, semangat dua siswi ini layak menjadi contoh bagi pelajar lain yang ingin berprestasi di bidang apa pun. Senin, (17/11/2025).
Elis menambahkan bahwa keberhasilan dua pesilat muda ini diharapkan dapat menjadi motivasi besar bagi seluruh siswa MTsN 13, bahkan untuk pelajar di Kabupaten Ciamis secara umum.
Elis menegaskan bahwa pencapaian di tingkat nasional bukanlah hal yang mustahil selama ada kerja keras dan dukungan yang kuat dari lingkungan sekolah maupun keluarga.
“Semoga keberhasilan mereka bisa memantik semangat teman-temannya,” ucapnya.
Prestasi Jihan semakin lengkap setelah ia dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Putri Pra Remaja, sebuah penghargaan yang diberikan panitia kepada atlet dengan performa paling menonjol. Sementara itu, Aisya juga tampil impresif di kelasnya, menutup semua pertandingan tanpa kehilangan poin berarti.
Selain dari MTsN 13, sejumlah sekolah lain di Kabupaten Ciamis juga mencatatkan hasil gemilang. Keberhasilan mereka menggambarkan bahwa pembinaan olahraga pencak silat di berbagai tingkatan pendidikan di Ciamis berjalan cukup efektif. Para pelatih menilai bahwa peningkatan prestasi ini merupakan hasil konsistensi latihan dan dukungan sekolah.
Dari kategori usia dini, SDN 1 Handapherang menorehkan emas melalui Fazia Nahda Farjana. Sementara SDN 1 Rancah turut menyumbang perak lewat Mahira Hasna Kamila. Dua sekolah di Panaragan sama-sama mengirimkan pesilat terbaiknya: Nathasya Stevany Rizki dari SDN 1 Panaragan meraih emas, begitu pula Aisha Dwi Zhaafirah dari SDN 2 Panaragan yang tampil tak terbendung di kelasnya.
Di tingkat remaja, SMKN 1 Rajadesa mencatatkan emas melalui Zahra Rakhadatul Aisyi untuk kategori tunggal tangan kosong putri. SMK Al Ikhlas Susuru juga mempersembahkan emas lewat Galih Nurizki Alfadil. Sementara MA Sirnarasa mendominasi dengan empat atletnya meraih podium, tiga di antaranya membawa pulang medali emas. Para pelatih menyebut dominasi tersebut menunjukkan pembinaan jangka panjang yang kuat di sekolah tersebut.
Kategori dewasa pun tak kalah sengit. STAI Putra Galuh Ciamis mengirimkan tiga atlet yang masing-masing meraih emas, perak, dan perunggu. Sementara STID Sirnarasa mencatatkan emas melalui M. Wahyudin, yang disebut tampil sangat taktis sepanjang pertandingan.
Dengan total 16 medali yang terdiri dari emas, perak, dan perunggu, Kabupaten Ciamis berhasil menunjukkan kekuatannya di tingkat nasional.
BACA JUGA: MBG Mulai Digulirkan, Ciamis Tegaskan Layanan Gizi
Para pendamping kontingen menilai pencapaian ini bukan hanya kemenangan individu, tetapi juga bukti kolaborasi antara sekolah, pelatih, orang tua, dan dukungan pemerintah daerah.
Ke depan, para atlet muda ini diharapkan terus mendapatkan pembinaan berkelanjutan agar mampu bersaing di level lebih tinggi. Prestasi mereka menjadi bukti bahwa talenta olahraga dari daerah dapat melesat jauh ketika mendapatkan kesempatan dan dukungan yang tepat. (Dena A Kurnia)

