H-3 Lebaran, Rest Area Banjar Atas Diserbu Pemudik
infoprianga.com, BERITA BANJAR. Memasuki H-3 Lebaran, Rest Area Banjar Atas mulai dipadati pemudik yang hendak menuju kampung halaman. Jumlah kendaraan yang singgah di lokasi ini meningkat tajam dibandingkan hari biasa, didominasi kendaraan roda dua serta mobil pribadi.
Lonjakan pemudik yang beristirahat di rest area ini terlihat dari padatnya lahan parkir yang penuh sejak pagi hingga malam hari. Fasilitas yang tersedia, seperti toilet, musala, serta warung makan sederhana, menjadi daya tarik utama bagi pemudik yang ingin melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan.
Alex, petugas parkir yang sudah lima tahun bekerja di Rest Area Banjar Atas, mengungkapkan bahwa tahun ini jumlah kendaraan yang singgah meningkat signifikan. “Biasanya hanya puluhan kendaraan, tapi sekarang sudah mencapai ratusan unit per hari,” ujarnya.
Ia mengatakan, sebagian besar pemudik hanya berhenti sejenak untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Namun, ada juga yang memilih tidur di dalam kendaraan karena perjalanan mereka masih jauh.
“Yang penting mereka bisa beristirahat dengan nyaman dan aman sebelum melanjutkan perjalanan,” tambahnya.
Selain kendaraan pribadi, beberapa bus antarkota juga terlihat berhenti untuk memberikan kesempatan bagi penumpangnya beristirahat. Suasana semakin ramai saat malam hari, ketika pemudik yang memilih perjalanan malam tiba di lokasi.
Rest Area Banjar Atas memang dikenal sebagai salah satu titik istirahat favorit bagi pemudik, terutama mereka yang menuju arah timur. Selain lokasinya yang strategis, suasana alami dan sejuk di tempat ini menjadi alasan utama pemudik untuk singgah.
Casmita (48), pemudik asal Bandung yang hendak pulang ke Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah, mengaku selalu menyempatkan singgah di Rest Area Banjar Atas setiap kali mudik. “Saya sudah terbiasa berhenti di sini karena tempatnya nyaman. Suasananya tenang dan hawanya sejuk,” katanya.
Ia juga menceritakan bahwa perjalanan mudiknya kali ini terasa lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya akibat kepadatan lalu lintas. “Saya berangkat dari Bandung pukul 05.00 WIB, tapi baru sampai di Banjar pukul 10.30 WIB. Di daerah Nagreg tadi macet parah,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Randi (28), pemudik asal Majenang, Cilacap. Menurutnya, perjalanan tahun ini cukup melelahkan karena banyak titik kemacetan di sepanjang jalur mudik. Meski begitu, ia mengaku lebih tenang setelah bisa beristirahat di rest area ini.
“Kami memilih istirahat dulu di sini sebelum lanjut perjalanan. Tempat ini sudah jadi langganan kami setiap mudik,” ujarnya.
Dengan meningkatnya jumlah pemudik, petugas di kawasan Banjar terus bersiaga untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar. Mereka mengimbau pemudik untuk selalu berhati-hati dan tidak memaksakan diri jika merasa lelah.
“Kami mengingatkan pemudik agar tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk. Jika lelah, lebih baik berhenti di rest area dan beristirahat,” kata seorang petugas yang berjaga di jalur utama.
BACA JUGA: Silaturahmi Sahabat Hadiat Pasirjambu Digelar
Petugas juga memastikan seluruh jalur utama dalam kondisi aman dan siap menghadapi puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi dalam dua hari ke depan. Langkah-langkah pengamanan, seperti pengaturan lalu lintas dan patroli rutin, terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Dengan meningkatnya volume kendaraan, pemudik diharapkan memanfaatkan rest area secara bijak dan tidak beristirahat terlalu lama agar tempat tersebut tetap bisa digunakan oleh pemudik lainnya. Selain itu, mereka juga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan dan keamanan selama beristirahat.
Arus mudik diperkirakan akan semakin padat dalam beberapa hari mendatang. Pemudik diharapkan tetap waspada dan memperhatikan kondisi kendaraan serta kesehatan agar dapat sampai di kampung halaman dengan selamat. (Johan/infopriangan.com)

