Muspika Banjarsari Monitoring Dapur SPPG di Wilayahnya
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melakukan kegiatan monitoring ke seluruh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayahnya. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar berjalan sesuai harapan pemerintah.
Monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Camat Banjarsari, Mujiono, dan diikuti unsur dari Koramil serta Polsek Banjarsari. Mereka meninjau beberapa titik dapur SPPG yang tengah beroperasi, dengan fokus pada kebersihan ruangan, pengelolaan bahan makanan, dan prosedur distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Camat Banjarsari, Mujiono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam memastikan kesiapan dan kelayakan dapur SPPG di lapangan.
“Tujuan kegiatan ini menggali informasi terkait pelaksanaan serta kesiapan setiap SPPG. Karena mereka inilah ujung tombak dari keberhasilan program MBG,” ujarnya. Rabu, (5/11/2025).
Mujiono menambahkan, monitoring ini tidak hanya bersifat pengawasan, tetapi juga menjadi ajang diskusi dan evaluasi bersama antarpetugas, relawan, serta pihak kecamatan. Menurutnya, komunikasi yang baik antara seluruh elemen pelaksana akan membantu mengantisipasi berbagai kemungkinan kendala di lapangan.
“Kegiatan ini sekaligus sebagai ajang diskusi bersama agar program MBG di Kecamatan Banjarsari dapat berjalan sukses tanpa adanya masalah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Mujiono menyampaikan bahwa pihaknya berencana menjadwalkan kegiatan serupa secara rutin setiap dua minggu sekali. Langkah tersebut dianggap penting sebagai bentuk pencegahan dini sekaligus upaya menjaga standar pelayanan yang optimal.
“Monitoring ini akan kami lakukan secara berkala. Selain sebagai bentuk pengawasan, juga menjadi sarana untuk menampung aspirasi dan masukan dari masyarakat,” jelasnya.
Hingga saat ini, terdapat enam dapur SPPG yang telah beroperasi di wilayah Kecamatan Banjarsari. Masing-masing dapur memiliki peran penting dalam memastikan kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan, dapat terpenuhi dengan baik.
“Kami berharap ke depan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasus keracunan atau kesalahan distribusi makanan,” terang Mujiono.
Dalam kegiatan yang sama, Bamin Komunikasi Sosial (Komsos) dari Koramil Banjarsari, Serma Marjan, mengungkapkan bahwa pihaknya turut melakukan pengawasan dan menemukan beberapa hal yang perlu diperbaiki.
BACA JUGA: Bunda Desi Suryani Raih Juara 1 Bunda PAUD Jabar
“Ada beberapa temuan yang langsung kami sampaikan ke kepala SPPG agar segera dibenahi. Semua ini demi kelancaran dan keberhasilan program MBG,” ujarnya.
Marjan juga menegaskan pentingnya memperhatikan aspek kebersihan dan ketelitian dalam mengolah makanan. Ia menilai bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah, tetapi juga komitmen para pengelola di lapangan.
“Kelancaran program MBG harus didukung oleh semua pihak. Saya harap temuan-temuan yang disampaikan tadi tidak terulang di kemudian hari,” pungkasnya.
Kegiatan monitoring ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstansi serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya standar kebersihan dan keamanan pangan di setiap dapur SPPG. Dengan pengawasan yang ketat dan komunikasi yang baik, program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Banjarsari diharapkan mampu berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Revan, Rizky)








