Pantai Pacuan Kuda Legokjawa Ramai Pengunjung

infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pantai Pacuan Kuda Legokjawa di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, kembali menjadi pusat ngabuburit bagi warga setempat dan wisatawan selama bulan Ramadhan 1446 H. Setiap sore, pantai ini dipadati pengunjung yang ingin menikmati angin sepoi-sepoi dan pemandangan matahari terbenam sebelum berbuka puasa.

Selain panorama alam yang menenangkan, suasana di pantai ini semakin meriah dengan kehadiran para pedagang yang menjajakan berbagai makanan dan minuman khas Ramadan. Mulai dari es cendol, kolak, gorengan, hingga makanan laut segar menjadi pilihan utama warga yang berburu takjil.

Keunikan Pantai Pacuan Kuda Legokjawa terletak pada kombinasi antara keindahan pantai dan keberadaan arena pacuan kuda. Sejak lama, area ini memang dikenal sebagai lokasi latihan kuda pacu, sehingga pengunjung bisa menyaksikan latihan kuda sambil menikmati suasana pantai.

Bagi warga setempat, ngabuburit di Pantai Pacuan Kuda Legokjawa sudah menjadi tradisi tahunan. Salah seorang pengunjung, Elsa, mengaku selalu datang ke pantai ini setiap Ramadan bersama keluarganya.

“Tempatnya luas dan sejuk, cocok buat ngabuburit bareng keluarga. Sambil nunggu buka, bisa lihat kuda latihan, jadi nggak terasa waktu berlalu,” ujarnya. Senin, (03/03/2025).

Tak hanya warga lokal, wisatawan dari luar daerah juga banyak yang datang untuk menikmati suasana pantai yang unik ini. Banyak di antara mereka yang sekadar duduk di tepi pantai, berjalan-jalan di sepanjang garis pantai, atau mengabadikan momen matahari terbenam dengan kamera ponsel.

Mulyana, salah satu pengunjung yang datang dari luar kota, mengatakan bahwa ngabuburit di Pantai Pacuan Kuda Legokjawa memberikan pengalaman berbeda dibandingkan tempat lainnya.

“Suasananya adem dan nyaman, bisa duduk santai menikmati angin pantai. Apalagi kalau pas matahari terbenam, pemandangannya luar biasa,” katanya.

Selain menikmati keindahan pantai, ngabuburit di tempat ini juga identik dengan berburu kuliner. Sejumlah pedagang takjil mengaku mengalami peningkatan penjualan selama bulan Ramadan.

Deni, seorang pedagang es cendol, mengatakan bahwa Ramadan menjadi momen yang paling ditunggu karena banyaknya pengunjung yang mencari minuman segar untuk berbuka puasa.

“Alhamdulillah, setiap sore ramai pembeli. Biasanya menjelang magrib, dagangan saya hampir selalu habis,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Siti, pedagang gorengan dan makanan laut. Ia mengaku selama Ramadan bisa menjual lebih banyak dibandingkan hari biasa.

“Orang-orang suka beli gorengan buat takjil. Ikan bakar dan cumi-cumi juga laris karena banyak yang cari makanan laut segar di sini,” ujarnya.

Meskipun menjadi destinasi favorit, beberapa pengunjung berharap fasilitas di Pantai Pacuan Kuda Legokjawa bisa lebih diperhatikan. Salah satu yang sering dikeluhkan adalah kurangnya tempat duduk dan area parkir yang memadai.

Siti, seorang pengunjung lainnya, mengungkapkan bahwa saat pengunjung membludak, parkir kendaraan sering kali tidak tertata rapi.

“Kalau sore ramai banget, parkiran jadi penuh dan kadang agak berantakan. Kalau bisa ditata lebih baik, pasti lebih nyaman,” katanya.

BACA JUGA: Regenerasi GMNI Garut, Arah Baru Gerakan Mahasiswa

Di sisi lain, warga setempat berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebersihan pantai. Banyak pengunjung yang kurang sadar akan kebersihan dan meninggalkan sampah sembarangan setelah berbuka puasa.

“Pantai ini sudah bagus, sayang kalau jadi kotor karena sampah berserakan. Kalau ada tempat sampah lebih banyak dan pengunjung juga sadar kebersihan, pasti lebih enak,” ujar Mulyana.

Pantai Pacuan Kuda Legokjawa memang menawarkan suasana ngabuburit yang berbeda dibandingkan tempat lain di Pangandaran. Dengan perpaduan antara keindahan alam, atraksi pacuan kuda, serta ragam kuliner khas, tak heran jika pantai ini selalu menjadi pilihan utama bagi warga untuk menghabiskan waktu sore di bulan Ramadan. (KMP/info Priangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan