Pembangunan TPT Sungai Cibulan Patut Dipertanyakan Kwalitasnya
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah pekerjaan berupa TPT dengan tujuan untuk penahan tebing dari anggaran negara, dilaksanakan tanpa ada papan informasi pekerjaan.
Hal ini pun menjadi tanya sejumlah kalangan terkait adanya kegiatan pekerjaan pasangan batu di Saluran Irigasi Cibulan Desa kawali, Kecamatan kawali Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Beberapa warga sekitar tidak mengetahui pekerjaan tersebut karena sulit didapati sumber informasi, dana, jenis kegiatan. Papan informasi juga tidak ada terpangpang di lokasi pekerjaan.

“Pekerjaan dari mana? Anggarannya berapa? Jenis pekerjaannya seperti apa pun, warga tidak tau. Hanya dimungkinkan paling pekerjaan dari BBWS Citanduy mengingat itu kerjaan dekat areal persawahaan dan irigasi,” terang warga sekitar.
Saat dikonfirmasi ke salah satu pekerja, isep Senin (25/03/2022) kepada infopriangan.com mengatakan, kalau ini pekerjaan punya rudi warga sindangkasih dan kerjaan ini dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy bagian OP3.
Dirinya tidak tahu jumlah anggaran berapa dan RAB-nya. “Yang jelas bikin pasangan batu setinggi tiga meter dan panjang 26 meter,” tuturnya.
Dengan tidak adanya papan proyek di lokasi pembangunan jelas jelas tidak ada keterbukaan informasi untuk publik sesuai UU. No 14 tahun 2008. Maka kwalitas hasil pekerjaan sangat di ragukan.
Warga sekitar dengan inisial H.A kebetulan beliu juga paham mengenai bangunan mengatakan, bahwa pekerjaan itu harus di bongkar. Karena menurutnya pekerjaan ini hanya menambal yang sudah ada
“Kuduna di bongkar ieu mah saaya aya di taplokan teu di bongkar. “Seharusnya jika suatu TPT atau tembok bangunan lama yang akan di perbaiki hendaklah di bongkar terlebih dahulu. Jangan di tambah dengan bahan tembokan yang baru,” ungkapnya.
Yang lebih disayangkan terlihat ada pekerja menggunakan sebagian matrial memakai batu lokal. “Ini jelas merusak ekosistem sungai,” tegasnya.
BACA JUGA: Manfaat Daun Reundeu dan Cara Menanamnya
Guna melengkapi berita ini saat di konfirmasi isep selaku pelaksana kerja menghubungi rudi sebagai penerima penunjukan dari pihak BBWS bagian OP 3 tidak bisa di hubungi.
Pelaksana Teknis (Peltek) Operasi dan Pemeliharaan SDA Sumber Daya Air III pun sama ketika rekan kami mencoba menghubunginya, tidak bisa di hubungi. (Agus Pratama/IP)

