Pengemudi Ojek Jadi Korban Begal, Lapor ke Polsek Rancah
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pada Rabu malam, 4 Juni 2025, sekitar pukul 21.00 WIB, seorang disabilitas mendatangi Polsek Rancah, Kabupaten Ciamis, untuk melaporkan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau begal yang dialaminya. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor STPL/09/B/VI/2025/SPKT POLSEK RANCAH/POLRES CIAMIS/POLDA JABAR.
Korban dalam laporan itu adalah seorang laki-laki bernama Muhamad Ramdani bin Saleh (alm), kelahiran Ciamis, 20 November 1993, beralamat di Dusun Kandang Gajah RT 002 RW 011, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Korban merupakan disabilitas Dalam keterangannya, korban mengaku bahwa malam itu sedang menjalankan aktivitasnya sebagai pengemudi ojek dengan mengantar seorang penumpang dari wilayah Ciamis menuju Rancah.
Perjalanan berjalan seperti biasa sampai akhirnya tiba di satu titik yang menjadi lokasi kejadian perkara. Tanpa diduga, korban dipiting dari belakang oleh penumpangnya sendiri saat motor masih dalam keadaan melaju. Akibat cekikan mendadak itu, keduanya jatuh dari motor. Korban menyebut sempat terjadi perkelahian, namun situasi berubah semakin genting ketika pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau.
“Saya langsung lari karena takut ditusuk,” ujar korban saat memberikan keterangan. Ia meninggalkan sepeda motornya karena nyawanya dirasa lebih penting dalam situasi yang tidak seimbang.
Pelaku yang membawa senjata itu kemudian langsung membawa kabur sepeda motor milik korban, yaitu Yamaha Jupiter Z One warna putih, dengan nomor polisi Z-4903-TBF. Kunci kontak masih menempel di motor saat ditinggalkan, memudahkan pelaku untuk melarikan kendaraan tersebut tanpa hambatan.
Bukan hanya sepeda motor yang raib, dokumen penting milik korban seperti KTP, SIM C, STNK, serta uang tunai sebesar Rp800.000 yang disimpan di dasbor motor juga turut dibawa lari. Dalam laporan resmi, korban menyebut total kerugian yang dialami mencapai Rp9.000.000.
Tindakan kekerasan yang terjadi di jalanan dan melibatkan senjata tajam tidak hanya membahayakan keselamatan warga, tetapi juga menandai potensi kerawanan kriminal di daerah perlintasan yang sepi atau minim penerangan. Fakta bahwa pelaku bisa melancarkan aksi di tengah aktivitas ojek biasa menunjukkan celah keamanan yang perlu direspons cepat oleh aparat setempat.
Korban berharap laporan ini segera ditindaklanjuti. Dalam kondisi psikis yang masih terguncang, korban menekankan bahwa apa yang dialaminya bukan hanya soal materi, tetapi soal rasa aman yang dirampas. Ketika seseorang tidak bisa lagi merasa aman menjalankan pekerjaannya, maka ada yang tidak beres dalam sistem perlindungan warga.
Polsek Rancah menerima laporan tersebut secara resmi dan menyatakan akan melakukan pengusutan lebih lanjut. Sejumlah langkah awal seperti pemeriksaan TKP, pelacakan kendaraan, serta pengumpulan data pengenal pelaku telah masuk dalam agenda penanganan.
Aksi begal bukan hanya soal pencurian biasa. Ada unsur ancaman terhadap nyawa, pemaksaan fisik, hingga trauma yang ditinggalkan. Pelaku dalam kasus ini tidak hanya mengambil motor dan barang korban, tetapi juga menyerang saat korban sedang fokus mengemudi. Ini adalah bentuk tindakan kriminal yang menunjukkan keberanian dan niat jahat yang jelas.
BACA JUGA: Jam Malam Pelajar Garut Dimulai, Batas Aktivitas dan Uji Disiplin
Tidak bisa dibiarkan, tindakan semacam ini harus dihentikan dengan tindakan hukum yang tegas. Masyarakat didorong untuk waspada, terutama bagi pekerja di sektor informal yang rentan menjadi sasaran karena sering bekerja di malam hari dan membawa kendaraan pribadi.
Penting bagi aparat untuk memastikan wilayah-wilayah perlintasan antar kecamatan tidak menjadi ruang bebas bagi pelaku kejahatan. Kamera pengawas, patroli berkala, dan sistem pelaporan darurat harus dioptimalkan.
Keamanan bukanlah hak eksklusif, melainkan kebutuhan dasar. Ketika warga harus merasa takut untuk bekerja, maka negara memiliki tanggung jawab untuk hadir lebih konkret. Korban sudah melapor. Saatnya aparat menindak. (Dena infopriangan.com)








