Polres Garut Prediksi Puncak Arus Balik 3–4 Januari

infopriangan.com, BERITA GARUT. Polres Garut memprediksi puncak arus balik libur Tahun Baru 2026 di Kabupaten Garut akan terjadi pada Sabtu dan Minggu, 3–4 Januari 2026. Kepolisian pun menyiapkan langkah antisipasi guna mencegah kemacetan di sejumlah titik yang menjadi jalur utama pergerakan wisatawan dan pemudik.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut, AKP Aang Andi Suhandi, menyampaikan bahwa peningkatan volume kendaraan mulai terlihat sejak hari ketiga awal tahun 2026. Ia menegaskan, kepadatan arus balik sudah mulai terasa dan diperkirakan mencapai puncaknya pada akhir pekan ini.

IMG-20260217-WA0014

“Puncak arus balik diprediksi akan terjadi hari ini dan besok,” ujar AKP Aang di Garut, Sabtu 3 Januari 2026.

Menurutnya, arus lalu lintas selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) terpantau ramai, terutama kendaraan dari arah Bandung menuju Garut yang mengarah ke kawasan destinasi wisata. Tingginya minat masyarakat mengunjungi objek wisata di Garut membuat arus kedatangan mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini, kata dia, berbanding lurus dengan prediksi arus balik yang juga akan meningkat saat libur usai.

AKP Aang menuturkan, kendaraan dari arah Garut menuju Bandung diperkirakan akan bergerak cukup padat pada Sabtu dan Minggu. Selain berakhirnya libur Tahun Baru, faktor akhir pekan juga turut memicu bertambahnya volume kendaraan, baik dari wisatawan lokal maupun pemudik yang kembali ke kota asal.

“Kita siapkan langkah antisipasi puncak arus balik ini dengan menyiapkan personel dan juga tim urai,” jelasnya.

Satlantas Polres Garut, lanjutnya, telah menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kepadatan. Fokus pengamanan dan pengaturan lalu lintas salah satunya berada di jalur persimpangan Sigobing, khususnya di kawasan Sigobing yang mengarah ke Bandung. Di lokasi ini, kepadatan mulai terjadi pada sore hari, terutama di jalur persimpangan yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan.

Ia menyebut, salah satu titik yang terpantau ramai dilintasi kendaraan bermotor pada hari ini adalah jalur persimpangan Sigobing. Sementara untuk jalur nasional lintas Malangbong–Limbangan, situasi terpantau relatif aman dan arus kendaraan berjalan lancar.

“Terjadi kepadatan sore hari di Sigobing saja, di daerah lain aman. Kita juga melakukan one way untuk mengurainya agar tidak terjadi kepadatan,” katanya.

Penerapan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) di Sigobing dilakukan secara situasional untuk mengurai antrean kendaraan. Selain itu, tim urai juga diterjunkan untuk membantu percepatan penguraian arus, terutama saat terjadi penumpukan kendaraan di persimpangan atau titik keluar dari kawasan wisata.
Polres Garut juga mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan arus balik agar mempersiapkan fisik dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Hal ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan maupun gangguan di perjalanan yang dapat memperparah antrean lalu lintas.

“Pengendara tidak disarankan menggunakan jalur alternatif yang menghubungkan Garut–Bandung karena risiko bahayanya cukup tinggi,” tegas AKP Aang.

Aang menjelaskan bahwa jalur alternatif, meski kerap menjadi pilihan saat arus padat, memiliki karakteristik medan yang berisiko seperti tanjakan, tikungan tajam, hingga kondisi jalan yang minim penerangan. Karena itu, jalur tersebut dinilai kurang ideal untuk perjalanan jauh, terlebih bagi pengendara yang tidak familiar dengan rutenya.

BACA JUGA: Luncurkan Perempuan Tangguh, PGRI Ciamis Dorong Indonesia Emas 2045

AKP Aang meminta masyarakat lebih mengutamakan jalur utama yang sudah dipastikan lebih aman dan terpantau oleh personel kepolisian. Ia menegaskan, kepolisian siap memberikan pengamanan dan pengaturan demi kelancaran perjalanan arus balik.

“Sebaiknya gunakan saja jalur utama yang lebih aman. Kami siap melakukan pengamanan dan pengaturan untuk kelancarannya,” tutupnya.

Dengan berbagai langkah pengamanan dan rekayasa lalu lintas yang disiapkan, Polres Garut optimistis arus balik libur Tahun Baru 2026 dapat berjalan tertib, aman, dan lancar. Upaya ini juga diharapkan dapat menjadi edukasi bagi masyarakat agar lebih bijak dalam memilih rute perjalanan, mengutamakan keselamatan, dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi kenyamanan bersama. (Liklik Sumpena)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan