Rizal Kawat Tersingkir di Semifinal Sambat Cup
infopriangan.com BERITA PANGANDARAN. Turnamen bola voli antar kampung paling bergengsi di selatan Jawa Barat, Sambat Cup 2025, kembali mencuri perhatian publik. Digelar di Lapangan Voli Desa Batumalang, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Minggu (5/10/2025), ajang ini menghadirkan pertarungan sengit antar tim terbaik dari berbagai daerah.
Salah satu laga paling menarik terjadi di babak semifinal, saat Rizal Satya Lukita, pemain voli asal Tasikmalaya yang akrab disapa Rizal Kawat, harus mengakui keunggulan Jarwo dan kawan-kawan asal Majalengka. Dalam pertandingan dua set yang berjalan cepat dan intens, Rizal dan timnya tumbang dengan skor 0–2.
Rizal dikenal luas di dunia voli tarkam berkat postur tubuhnya yang menjulang hingga 205 sentimeter, membuatnya dijuluki “Manusia Tower.” Setiap kali tampil di lapangan, sosoknya selalu menjadi daya tarik tersendiri, baik bagi penonton langsung maupun para penggemar yang mengikuti lewat media sosial.
Namun kali ini, meski tampil percaya diri dan sempat mendominasi di awal pertandingan, Rizal dan rekan-rekannya tak mampu membendung kekompakan permainan tim Jarwo CS. Serangan cepat dan pertahanan rapat yang ditampilkan lawan membuat tim Rizal kewalahan.
Seorang penonton, Ujang, yang datang langsung ke lokasi, mengaku sudah lama penasaran ingin menyaksikan aksi Rizal Kawat dari dekat setelah viral di YouTube dan TikTok.
“Kami sering lihat di medsos, badannya tinggi banget. Ternyata benar, pas lihat langsung memang luar biasa tinggi,” ujar Ujang, Minggu (5/10/2025).
Namun, ia tak menyangka idolanya justru kalah di semifinal.
“Kaget juga sih, soalnya dari awal kami yakin Rizal bakal menang. Tapi ternyata lawannya lebih kompak dan kuat,” katanya lagi.
Meski kecewa, Ujang tetap menikmati pertandingan tersebut.
“Namanya pertandingan pasti ada yang kalah dan menang. Yang penting mainnya seru, sportif, dan menghibur,” tambahnya sambil tersenyum.
Kehadiran dua pembawa acara kondang di dunia voli tarkam, MC Nurman Aripin yang dikenal dengan julukan MC Crazy, serta MC senior Bogel, membuat suasana semakin hidup. Duet keduanya mampu membakar semangat ribuan penonton yang datang dari berbagai daerah. Mereka memadati area sekitar lapangan hingga sebagian terpaksa menyaksikan dari pinggir jalan.
Menurut panitia penyelenggara, antusiasme masyarakat tahun ini meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Selain karena banyaknya tim kuat yang ikut serta, daya tarik turnamen ini juga datang dari atmosfer khas voli tarkam yang meriah dan penuh keakraban.
Seorang panitia, Asep, mengatakan bahwa Sambat Cup bukan hanya ajang olahraga, tapi juga bentuk kebersamaan antar warga.
“Turnamen ini rutin digelar setiap tahun. Tujuannya bukan sekadar mencari juara, tapi mempererat silaturahmi antar desa dan memberi hiburan bagi masyarakat,” ujarnya
BACA JUGA: Milenial dan Gen Z Didorong Jadi Motor Digitalisasi ATR/BPN
Pertandingan semifinal tersebut menjadi bukti bahwa persaingan di voli tarkam kini semakin ketat. Para pemain tak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga strategi, kerja sama, dan mental juara.
Meski harus tersingkir, kehadiran Rizal Kawat tetap menjadi magnet bagi publik. Penampilannya yang khas dan gaya bermainnya yang enerjik menunjukkan bahwa voli tarkam masih memiliki daya tarik besar di tengah masyarakat.
Turnamen Sambat Cup 2025 sekali lagi membuktikan, olahraga rakyat seperti voli tidak pernah kehilangan pesona. Sorak-sorai penonton, semangat para pemain, dan suasana kebersamaan yang terbangun menjadi bukti nyata bahwa dari lapangan kampung pun, semangat sportivitas dan persaudaraan tetap menyala. (KMP)








