RSUD Pandega Jadi Pilar Kesehatan Warga

infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN.  RSUD Pandega Pangandaran menandai usia lima tahun pengabdiannya pada 4 April 2025. Sejak diresmikan, rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pangandaran ini telah menjadi tulang punggung layanan kesehatan di wilayah selatan Jawa Barat.

Dalam lima tahun perjalanannya, RSUD Pandega telah melalui berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan sumber daya hingga krisis pandemi. Namun, berkat kerja keras seluruh jajaran manajemen dan tenaga kesehatan, rumah sakit ini mampu berdiri kokoh dan terus berkembang.

Salah satu capaian penting yang diraih adalah Akreditasi Paripurna, sebuah pengakuan tertinggi dalam penilaian mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Capaian ini bukan hanya simbol keberhasilan administratif, tetapi menjadi bukti nyata keseriusan rumah sakit dalam menjalankan standar pelayanan yang profesional dan manusiawi.

Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Dr. dr. Hj. Titi Sutiamah, MM, menyampaikan rasa syukurnya atas perjalanan lima tahun ini. Ia menyebut, peringatan ulang tahun bukan semata seremoni, melainkan momentum untuk merefleksikan pencapaian dan memperkuat komitmen ke depan.

“Lima tahun bukan waktu yang sebentar. Kami bersyukur bisa terus melayani dengan sepenuh hati, meskipun tak lepas dari kekurangan. Kami menjadikan setiap kritik dan saran dari masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk terus tumbuh lebih baik,” ujarnya.

Dalam acara sederhana yang digelar di halaman rumah sakit, para pegawai dan tenaga medis berkumpul untuk memperingati momen penting tersebut. Tidak hanya seremoni, kegiatan juga diisi dengan refleksi, pemaparan capaian, dan penegasan arah pelayanan ke depan.

Menurut dr. Titi, rumah sakit harus terus bergerak dan beradaptasi terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Tantangan ke depan tidak ringan, mulai dari peningkatan beban layanan, tuntutan teknologi, hingga ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi terhadap mutu dan kecepatan pelayanan.

“RSUD Pandega harus menjadi rumah sakit yang responsif, tidak kaku terhadap perubahan. Kami harus mampu membangun budaya pelayanan yang berfokus pada pasien, bukan sekadar menjalankan prosedur,” tegasnya.

dr. Titi juga menambahkan, kolaborasi antar bagian dan peningkatan kapasitas SDM menjadi fokus utama tahun ini. Selain itu, upaya memperluas layanan spesialistik dan meningkatkan fasilitas penunjang kesehatan juga sedang dalam tahap perencanaan.

Masyarakat pun turut memberikan apresiasi atas kinerja RSUD Pandega selama ini. Salah satu warga, Reni (38), mengaku puas dengan pelayanan rumah sakit tersebut. Ia mengatakan, meskipun masih ada antrean yang panjang di jam-jam tertentu, para tenaga medis tetap ramah dan sigap.

“Dari segi pelayanan sudah bagus, perawatnya juga sabar dan informatif. Mungkin ke depan bisa ditambah lagi dokter spesialis biar tidak terlalu lama menunggu,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Kesehatan juga memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan RSUD Pandega. Kepala Dinkes Pangandaran menyatakan, rumah sakit ini diharapkan menjadi pusat rujukan regional yang mampu bersaing secara profesional dan memberikan layanan setara dengan rumah sakit besar lainnya.

“Komitmen kami jelas, yaitu memastikan setiap warga Pangandaran bisa mengakses layanan kesehatan berkualitas tanpa harus jauh-jauh ke luar daerah,” ujarnya.

BACA JUGA: Kadin Ciamis Dukung Program MBG

RSUD Pandega pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan selama ini. Dalam pesan penutupnya, dr. Titi mengajak seluruh elemen untuk terus bergandengan tangan.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan masyarakat adalah energi terbesar kami. Mari melesat bersama, memberikan pelayanan prima untuk Pangandaran yang lebih sehat,” tutupnya.

Dengan semangat baru dan tekad yang diperbarui, RSUD Pandega Pangandaran siap melangkah ke fase selanjutnya—lebih adaptif, lebih inklusif, dan tetap setia pada nilai pengabdian. (KMP/infopriangan com)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan