Sapi Hilang di Desa Bojongmalang Itu Tidak Benar
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Terkait dugaan hilangnya empat ekor sapi dari jumlah 13 ekor yang kini ada sembilan ekor, ini kata Kepala Desa Bojongmalang Yoyo.
Yoyo mengatakan, Dana Desa Desa Janggala tahun 2022 sebesar Rp. 866.508.600. Untuk ketahanan pangan 20% sebesar 173.301.600, Dana tersebut direalisasikan dalam dua kegiatan.
Bidang itu meliputi pemberdayaan sebesar Rp.159.301.600 dan bidang pembangunan sebesar Rp.14.075.000.
“Terkait empat ekor sapi yang hilang itu sebenarnya masih ada, tapi dalam bentuk berupa uang (belum di belanjakan kembali). Uangnya masih ada di kelompok,” jelas Yoyo.
Yoyo juga mengaku sekarang lagi kebingungan dengan situasi iklim sekarang. Karena menurut yoyo seandainya dibelanjakan siapa yang. “Pakan susah,” tegasnya.
“Sekarang warga atau kelompok peternak sapi sedang kebingungan cari pakan, wilayah kami sekarang kekeringan. Makanya kami menyiasati dengan menjual dulu. Nanti kalau ketersediaan pakan sudah ada kita belikan lagi. Yang penting uangnya masih ada,” ujarnya.
Untuk yang lima ekor yang bersumber dari Dana Desa 2023 itu juga masih ada tapi masih dalam bentuk uang.
BACA JUGA: Sapi Ketahanan Pangan Diduga Hilang dan Penyertaan Modal BUMDes Desa Bojongmalang Jadi Sorotan
“Jadi kalau ada informasi sapi dari ketahanan pangan hilang itu tidak benar,” pungkasnya.
Yoyo juga menjelaskan masa pembelian itu ada di akhir Nopember menuju tujuh bulan sampai rayagung. “Itu siklus pemeliharaan para peternak,” pungkasnya. (Dadan/IP)

